Ringkasan Berita:
° Bank Indonesia meluncurkan QRIS Tap pada Maret 2025, sistem pembayaran digital berbasis NFC yang memungkinkan transaksi hanya dengan menyentuhkan ponsel ke mesin pembayaran tanpa perlu scan QR code.
° Teknologi ini akan diterapkan di transportasi umum, rumah sakit, parkir, retail, dan UMKM.
Jakarta, LintangPos.com – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Tap pada Maret 2025, menandai era baru pembayaran digital di Indonesia.
Berbeda dari QRIS konvensional yang membutuhkan pemindaian kode QR, QRIS Tap memungkinkan pengguna melakukan transaksi hanya dengan menempelkan ponsel ke perangkat pembayaran berbasis contactless.
Teknologi ini memanfaatkan Near Field Communication (NFC), fitur nirkabel jarak pendek yang sudah banyak tersedia di ponsel pintar.
Dengan NFC, ponsel berfungsi layaknya kartu pembayaran elektronik atau e-money.
“QRIS Tap merupakan langkah inovatif dalam mendukung sistem pembayaran nasional yang lebih cepat, mudah, dan aman,” ujar perwakilan Bank Indonesia dalam keterangan resminya.
QRIS Tap mulai diterapkan di berbagai sektor, mulai dari transportasi umum, rumah sakit, kantung parkir, hingga merchant retail dan UMKM.
BACA JUGA: Kementerian Keuangan Usulkan Kenaikan Pajak Judi 5 Persen, PPh Bandar 25 Persen
Cara Menggunakan QRIS Tap
Sebelum bertransaksi, pastikan ponsel memiliki fitur NFC dan sudah diaktifkan.
Pengguna kemudian cukup:
- Buka aplikasi mobile banking atau dompet digital yang mendukung QRIS.
- Pilih menu “QRIS Tap”.
- Tentukan sumber dana dan konfirmasi PIN.
- Dekatkan ponsel ke terminal contactless.
- Transaksi langsung selesai.
Beberapa aplikasi mungkin menampilkan nama berbeda seperti “Tap to Pay” atau “NFC Pay”, namun prinsipnya sama—transaksi cepat tanpa scan.
Dengan kehadiran QRIS Tap, BI berharap sistem pembayaran Indonesia semakin inklusif dan efisien, terutama dalam mendukung UMKM dan ekosistem ekonomi digital nasional. (*/red)






