Beda dari Sekolah Kedinasan Lain! STMKG Kini Terima Taruna Berkacamata dan Bertubuh Rata-Rata—Ini Alasannya

oleh -1488 Dilihat
STMKG mengubah syarat penerimaan: tinggi badan diturunkan, pengguna kacamata tetap boleh mendaftar, dan semua jurusan punya peluang selama kuat di sains. (*/ils)

Ringkasan Berita:

° STMKG menurunkan syarat tinggi badan dan tetap membuka peluang bagi calon taruna berkacamata.

° Ketua STMKG, Deni Septiadi, menegaskan fokus utama kini pada kemampuan analisis sains, bukan fisik.

° Jurusan IPS dan mahasiswa pun boleh mendaftar selama memenuhi syarat akademik.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Di tengah ketat dan seragamnya aturan masuk sekolah kedinasan di Indonesia, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) muncul sebagai pengecualian menarik.

Alih-alih menuntut fisik nyaris sempurna, kampus kedinasan di bawah BMKG ini justru mengambil langkah sebaliknya: lebih ramah, lebih inklusif, dan lebih berfokus pada otak daripada tubuh.

Salah satu aturan yang bikin banyak calon pendaftar terkejut adalah keputusan STMKG yang tetap menerima taruna dan taruni berkacamata.

Dengan batas lensa spheris maksimal minus 4D dan silindris maksimal minus 2D, para pengguna kacamata tak perlu minder.

Bahkan jika kelak ingin melakukan lasik, hal itu diperbolehkan—asal biaya sendiri.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search