Empat Lawang Siagakan Pasukan Hadapi Ancaman Karhutla dan El Nino

oleh -395 Dilihat
oleh
Pemkab Empat Lawang menggelar apel siaga Karhutla 2026 guna memperkuat sinergi lintas sektor menghadapi musim kemarau dan ancaman El Nino, Kamis (9/7/2026). Foto: LINTANGPOS.com/Jie

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Upacara Pemkab Empat Lawang, Kamis (9/7/2026).

Apel dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, sebagai inspektur upacara.

Kegiatan tersebut diikuti personel TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Perumda Seguring Betung, Tagana, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, RSUD, perwakilan perusahaan, serta unsur terkait lainnya.

Hadir pula jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, dan para pemangku kepentingan.

BACA JUGA: Hotspot Sumsel Capai 1.502 Titik Empat Lawang Siaga, Karhutla Masih Terkendali

Dalam amanatnya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta apel yang telah menunjukkan komitmen dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan.

Ia menegaskan, apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bukti kesiapan seluruh unsur pemerintah dan stakeholder dalam mengantisipasi serta meminimalkan dampak Karhutla maupun bencana lainnya di Kabupaten Empat Lawang.

“Kita berharap bencana tidak terjadi. Namun apabila terjadi, seluruh personel dan peralatan yang disiapkan hari ini harus mampu bergerak cepat untuk melakukan penanggulangan,” ujarnya.

Sekda juga mengingatkan hasil prakiraan musim kemarau dari BMKG yang menyebutkan fenomena El Nino pada 2026 berpotensi meningkatkan durasi dan intensitas musim kemarau.

BACA JUGA: Rekonstruksi Jalan Benuang Galing Disorot, Ini Penjelasan BPBD Kepahiang

Kondisi tersebut diperkirakan berdampak pada meningkatnya risiko kekeringan, terganggunya sektor pertanian, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan informasi BMKG Sumatera Selatan, sebagian besar wilayah, termasuk Empat Lawang, diprediksi mengalami penurunan curah hujan mulai Juli hingga Desember 2026 yang berpotensi meningkatkan kemunculan titik panas (hotspot).

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search