KB suntik masih jadi pilihan utama warga Muara Enim. Program KB 2025 melampaui target berkat kerja keras penyuluh, kader, dan inovasi edukasi masyarakat. Foto: Istimewa
° KB suntik menjadi alat kontrasepsi paling diminati pasangan usia subur di Kabupaten Muara Enim.
° Dari target 3.600 peserta, realisasi mencapai 4.000 orang hingga November 2025.
° Keberhasilan ini didorong kerja masif penyuluh dan kader KB di seluruh kecamatan.
MUARA ENIM, LINTANGPOS.com — Alat kontrasepsi suntik kembali membuktikan diri sebagai primadona dalam program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Muara Enim.
Di tengah beragam pilihan kontrasepsi modern, metode suntik tetap menjadi favorit Pasangan Usia Subur (PUS), disusul implan dan spiral.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Muara Enim, Dr H Rinaldo SSTP MSi, menyebut tingginya minat KB suntik tak lepas dari kemudahan penggunaan serta fleksibilitas masa efektifnya.
“Dibanding IUD, susuk, atau pil yang harus diminum rutin, KB suntik lebih praktis dan punya beberapa pilihan masa perlindungan,” ujar pria yang akrab disapa Aldo, Senin, 22 Desember 2025.
Sementara itu, metode kontrasepsi seperti sterilisasi wanita, sterilisasi pria, kondom wanita, serta cara tradisional masih tergolong rendah peminat.
Menurut Aldo, faktor biaya menjadi pertimbangan utama masyarakat, khususnya pada metode sterilisasi.
Namun di balik tantangan tersebut, capaian program KB 2025 justru melampaui target.
Dari sasaran 3.600 peserta, realisasi mencapai 4.000 peserta hingga November 2025, atau sekitar 111 persen dari target.
Keberhasilan itu, kata Aldo, merupakan buah kerja keras penyuluh dan kader KB yang aktif menyentuh masyarakat hingga ke tingkat desa.
Bahkan, untuk memperkuat peran laki-laki dalam program KB, pihaknya berencana merekrut penyuluh KB pria di setiap kecamatan.
“Tahun lalu peserta KB pria hanya 7 orang. Tahun ini naik menjadi 16 orang,” ungkapnya.
Di lapangan, Balai Penyuluh KB Kecamatan Muara Enim menjalankan rangkaian kegiatan penyuluhan secara konsisten sepanjang 2025.
BACA JUGA: 5 Nama Berebut Kursi Ketua PKB Sumsel, Muswil Panas di Palembang Kirim Kandidat ke DPP
Koordinator Balai Penyuluh KB, Fadillah SH, menjelaskan kegiatan dilakukan setiap bulan melalui pembinaan IMP, Sub IMP, serta kelompok kader TPK di seluruh desa dan kelurahan.
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…