Huawei Nova Flip S menawarkan pengalaman ponsel lipat yang praktis dengan desain premium, kamera andal, performa stabil, dan pengisian cepat 66W. (*/IST)
° Huawei Nova Flip S hadir sebagai ponsel lipat yang ringan, stylish, dan realistis untuk kebutuhan harian.
° Layar OLED 120Hz, kamera 50 MP OIS, fast charging 66W, serta harga kompetitif menjadikannya salah satu foldable paling seimbang di kelasnya.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Pasar ponsel lipat semakin ramai, tetapi tak semuanya benar-benar cocok untuk pemakaian sehari-hari.
Banyak yang tampil futuristis namun terasa rapuh, berat, atau terlalu mahal.
Huawei tampaknya menyadari celah ini. Melalui Huawei Nova Flip S, perusahaan asal Tiongkok tersebut mencoba menghadirkan ponsel lipat yang bukan hanya keren dipandang, tetapi juga nyaman digunakan dalam rutinitas harian.
Diumumkan pada 17 Oktober 2025 dan dirilis seminggu kemudian, Nova Flip S melanjutkan pendekatan Huawei dalam menyempurnakan pengalaman foldable agar lebih membumi.
Hasilnya adalah sebuah perangkat yang terasa matang, seimbang, dan relatif terjangkau dibandingkan rivalnya di segmen yang sama.
BACA JUGA: Huawei MatePad 12 X 2025, Tablet Murah Rasa Flagship, Ternyata Ini Kekurangannya!
Kesan pertama saat menggenggam Huawei Nova Flip S adalah ringan dan ramping untuk ukuran ponsel lipat.
Dengan bobot sekitar 195–199 gram, perangkat ini tidak terasa memberatkan di saku maupun di tangan.
Saat dibentangkan, dimensinya hanya setebal 6,9 mm, sementara dalam kondisi terlipat ketebalannya 15,1 mm—masih tergolong nyaman.
Huawei menggunakan rangka aluminium alloy yang kokoh, dipadukan dengan pilihan bodi belakang kaca mengilap atau silicone leather ramah lingkungan.
Pilihan warna seperti Green, Pink, Blue, hingga Nova Black membuat Nova Flip S menyasar pengguna muda yang peduli gaya.
Meski belum mengantongi sertifikasi tahan air resmi, ponsel ini sudah dibekali perlindungan percikan air dan debu untuk pemakaian harian.
BACA JUGA: Huawei Bikin Kejutan! File iPhone Bisa ‘Ngalir’ ke Ponsel HarmonyOS 6, Saingi AirDrop?
Salah satu nilai jual utama Nova Flip S terletak pada sektor layar.
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…