Bulog Rejang Lebong Optimistis Serap Gabah Petani Lebong

oleh -661 Dilihat
oleh
Bulog Rejang Lebong menyerap 760 ton gabah petani Lebong dan optimistis target 1.000 ton tercapai di tengah panen raya hingga Maret 2026. (*/IST)

Dengan kualitas gabah yang terjaga sejak awal, proses pengolahan hingga penyimpanan beras dapat berlangsung lebih optimal.

Selain gabah, Bulog Rejang Lebong juga aktif menyerap beras petani dari Kabupaten Lebong.

Hingga saat ini, serapan beras telah mencapai 237,7 ton dari target tahun 2026 sebesar 812 ton.

Angka ini menunjukkan bahwa penyerapan tidak hanya berhenti di tingkat gabah, tetapi juga menyentuh hasil olahan petani dan penggilingan lokal.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.

BACA JUGA: Bupati Empat Lawang dan Bulog Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga Pangan

Bulog menggandeng Dinas Pertanian, mitra penggilingan, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk memastikan proses penyerapan berjalan lancar.

Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani, sekaligus mendorong semangat produksi di tingkat lokal.

“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan para mitra di lapangan. Dengan dukungan semua pihak, target serapan bukan hanya soal angka, tetapi juga soal keberpihakan kepada petani,” tegas Musalim.

Dukungan serupa juga datang dari Dinas Pertanian Kabupaten Lebong.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebong, Silvia, menyatakan pihaknya akan menggerakkan Perumda Lebong serta penggilingan-penggilingan padi lokal agar ikut aktif membantu proses penyerapan oleh Bulog.

Menurut Silvia, koordinasi lintas sektor menjadi kunci optimalisasi serapan.

BACA JUGA: Polres Musi Rawas Distribusikan 8,2 Ton Jagung ke Bulog Lubuklinggau

Dinas Pertanian akan meningkatkan peran tim internal, termasuk para PPL, untuk memetakan potensi panen secara lebih detail dan memastikan kualitas gabah petani sesuai standar Bulog.

“Dengan data panen yang akurat dan pendampingan di lapangan, petani akan lebih siap, baik dari sisi kualitas maupun waktu panen. Ini penting agar serapan Bulog berjalan maksimal,” ujarnya.

Di tengah dinamika sektor pertanian, langkah kolaboratif ini memberi sinyal positif.

Bagi petani Lebong, kepastian bahwa gabah dan beras mereka terserap dengan harga dan standar yang jelas menjadi angin segar.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.