Bupati Joncik menegaskan bahwa nilai moderasi dan kerukunan beragama sangat relevan diterapkan di Empat Lawang yang dikenal memiliki keberagaman latar belakang sosial dan keagamaan.
Menurutnya, kerukunan merupakan modal sosial strategis dalam menjaga stabilitas dan keberhasilan pembangunan daerah.
Seiring perkembangan era digital dan kecerdasan buatan, Menteri Agama juga mengajak seluruh ASN Kemenag untuk terus meningkatkan kompetensi, adaptif terhadap perubahan, serta menghadirkan layanan keagamaan yang profesional, inklusif, dan menyejukkan masyarakat.
Usai upacara, rangkaian kegiatan sosial digelar sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, istighosah dan doa bersama, serta penyaluran bantuan sosial ke panti asuhan di wilayah Empat Lawang.
Pada kesempatan yang sama, sejumlah ASN Kemenag menerima Satya Karya Satya Lencana dari Presiden RI sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas pengabdian.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati H. Joncik Muhammad.
Momentum HAB ke-80 ini diharapkan menjadi penguat semangat persatuan dan kerukunan umat, sehingga Empat Lawang terus tumbuh sebagai daerah yang aman, damai, religius, dan harmonis, sejalan dengan cita-cita pembangunan daerah dan nasional. (*/red)





