“Pelantikan dan mutasi pejabat merupakan bagian dari kehidupan organisasi untuk memantapkan kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kinerja aparatur. Ini bukan sekadar penempatan figur, tetapi berdasarkan kompetensi, integritas, dan loyalitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama di Pemkab Muba telah melalui uji kompetensi, evaluasi kinerja, dan mendapat persetujuan instansi pusat.
Bupati juga menyoroti pentingnya mobilitas talenta ASN lintas daerah sebagai wujud penerapan manajemen ASN modern berbasis merit.
“Kita berada di era pemerintahan yang semakin terbuka dan kolaboratif. Mobilitas talenta aparatur antar-kabupaten menjadi bagian dari manajemen ASN modern yang kompetitif,” katanya.
Kepada pejabat baru, Bupati mengingatkan agar segera melakukan serah terima jabatan dan aset, serta langsung bekerja menuntaskan target pembangunan.
BACA JUGA: 59 Anggota Baru Saka Wira Kartika Kayuagung Resmi Dilantik, Siap Jadi Pelopor Muda Berkarakter
“Sekarang sudah memasuki semester kedua. Jangan ada alasan menunda pekerjaan. Kita harus bergerak cepat melaksanakan program yang telah direncanakan,” tegas Toha Tohet. (*/red)





