Bus Terbakar Dini Hari, Polisi Dirikan Dapur Lapangan

oleh -233 Dilihat
oleh
Dapur lapangan Polres Muratara didirikan untuk membantu penumpang Bus Medan Jaya pascakebakaran dini hari di wilayah perbatasan desa, Sabtu (20/12/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Polres Musi Rawas Utara bergerak cepat mendirikan dapur lapangan untuk membantu penumpang Bus Medan Jaya yang terdampak kebakaran di perbatasan Desa Karang Anyar–Remban.

° Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam misi kemanusiaan.


MURATARA, LINTANGPOS.com – Asap masih menyisakan bau hangus ketika fajar belum sempurna menyingsing di perbatasan Desa Karang Anyar dan Desa Remban, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Sabtu dini hari, 20 Desember 2025, sekitar pukul 02.37 WIB, sebuah Bus Medan Jaya mengalami insiden kebakaran yang membuat puluhan penumpang terjebak dalam situasi darurat.

Di tengah kepanikan itu, Polres Musi Rawas Utara hadir membawa solusi cepat.

Di bawah arahan Kapolres Muratara, AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., jajaran kepolisian langsung mendirikan dapur lapangan sebagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi para penumpang yang terdampak.

Inisiatif ini dikoordinasikan melalui Kabag Ops Polres Muratara, Kompol Zulfikar, S.H., bersama Kasat Narkoba Polres Muratara, Iptu Marhan Saputra, S.H.

Tak butuh waktu lama, dapur lapangan berdiri dan mulai menyiapkan kebutuhan dasar bagi para korban.

BACA JUGA: Ledakan Ekonomi dari Dapur! Fakta Mengejutkan di Balik Program MBG Sumsel 2025

Kabag Ops Polres Musi Rawas Utara, Kompol Zulfikar, S.H., didampingi Kasi Humas Ipda Darussalam, menjelaskan bahwa pendirian dapur lapangan merupakan tindak lanjut langsung dari perintah pimpinan untuk memastikan para penumpang mendapatkan bantuan cepat dan layak.

“Ini adalah bentuk kehadiran Polri dalam menjaga nilai kemanusiaan. Polri hadir menjaga ibadah sukacita dan kemanusiaan,” ujar Kompol Zulfikar.

Langkah sigap tersebut juga menjadi bagian dari pengamanan Operasi Lilin Musi 2025.

Polres Muratara berharap operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah hukumnya dapat berjalan kondusif dan terkendali.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada selama perjalanan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan solidaritas adalah kunci dalam menghadapi situasi darurat di jalan raya. (*/red)