Dapur lapangan Polres Muratara didirikan untuk membantu penumpang Bus Medan Jaya pascakebakaran dini hari di wilayah perbatasan desa, Sabtu (20/12/2025). Foto: Istimewa
° Polres Musi Rawas Utara bergerak cepat mendirikan dapur lapangan untuk membantu penumpang Bus Medan Jaya yang terdampak kebakaran di perbatasan Desa Karang Anyar–Remban.
° Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam misi kemanusiaan.
MURATARA, LINTANGPOS.com – Asap masih menyisakan bau hangus ketika fajar belum sempurna menyingsing di perbatasan Desa Karang Anyar dan Desa Remban, Kabupaten Musi Rawas Utara.
Sabtu dini hari, 20 Desember 2025, sekitar pukul 02.37 WIB, sebuah Bus Medan Jaya mengalami insiden kebakaran yang membuat puluhan penumpang terjebak dalam situasi darurat.
Di tengah kepanikan itu, Polres Musi Rawas Utara hadir membawa solusi cepat.
Di bawah arahan Kapolres Muratara, AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., jajaran kepolisian langsung mendirikan dapur lapangan sebagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi para penumpang yang terdampak.
Inisiatif ini dikoordinasikan melalui Kabag Ops Polres Muratara, Kompol Zulfikar, S.H., bersama Kasat Narkoba Polres Muratara, Iptu Marhan Saputra, S.H.
Tak butuh waktu lama, dapur lapangan berdiri dan mulai menyiapkan kebutuhan dasar bagi para korban.
BACA JUGA: Ledakan Ekonomi dari Dapur! Fakta Mengejutkan di Balik Program MBG Sumsel 2025
Kabag Ops Polres Musi Rawas Utara, Kompol Zulfikar, S.H., didampingi Kasi Humas Ipda Darussalam, menjelaskan bahwa pendirian dapur lapangan merupakan tindak lanjut langsung dari perintah pimpinan untuk memastikan para penumpang mendapatkan bantuan cepat dan layak.
“Ini adalah bentuk kehadiran Polri dalam menjaga nilai kemanusiaan. Polri hadir menjaga ibadah sukacita dan kemanusiaan,” ujar Kompol Zulfikar.
Langkah sigap tersebut juga menjadi bagian dari pengamanan Operasi Lilin Musi 2025.
Polres Muratara berharap operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah hukumnya dapat berjalan kondusif dan terkendali.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada selama perjalanan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan solidaritas adalah kunci dalam menghadapi situasi darurat di jalan raya. (*/red)
Warga Desa Sarang Bulan, Empat Lawang, mengeluhkan bantuan beras 30 kg yang disebut hanya diterima…
Sebanyak 19 anggota Pramuka Empat Lawang menerima penghargaan Pancawarsa 2026 atas dedikasi dan kontribusi dalam…
Sebanyak 16 dokter internship ditempatkan di Empat Lawang. Sekda Fauzan Khoiri Denin menekankan pentingnya sikap…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin meminta operasional travel dikaji menyusul kecelakaan maut yang menewaskan…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan tiga agenda pada 17 September 2026, mulai Upacara Hari Perhubungan Nasional…
Polsek Talang Padang menggencarkan Makmano Karhutla di Desa Karang Are dan mengimbau warga tidak membuka…