Mendapat laporan warga, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Namun buaya yang menyerang tidak lagi ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara.
“Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa agar warga lebih waspada saat beraktivitas di kebun yang dekat dengan lokasi kejadian,” ujar Novra.
Pihak kepolisian juga berencana bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangkap atau mengusir buaya tersebut guna mencegah jatuhnya korban berikutnya.
BACA JUGA: Aksi Maling Panjat Rumah Terbongkar, Polisi Tangkap Buruh Muda
“Karena sangat berisiko jika buaya itu masih berada di sekitar permukiman dan area kebun,” tutupnya. (*/red)
Page: 1 2
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…
Bupati Empat Lawang mengecek Sekolah Rakyat dan memastikan persiapan MPLS 7 September 2026 mencapai 90…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menjelaskan perbedaan Hari Lahir Kejaksaan 2 September dan Hari Bhakti…