Mendapat laporan warga, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Namun buaya yang menyerang tidak lagi ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara.
“Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa agar warga lebih waspada saat beraktivitas di kebun yang dekat dengan lokasi kejadian,” ujar Novra.
Pihak kepolisian juga berencana bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangkap atau mengusir buaya tersebut guna mencegah jatuhnya korban berikutnya.
BACA JUGA: Aksi Maling Panjat Rumah Terbongkar, Polisi Tangkap Buruh Muda
“Karena sangat berisiko jika buaya itu masih berada di sekitar permukiman dan area kebun,” tutupnya. (*/red)
Page: 1 2
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…