Chipset Perang Kembali! Samsung Galaxy S26 Tak Lagi Penuh Snapdragon, Exynos Bangkit dari Tidur Panjang!

oleh -187 Dilihat
oleh
Samsung Galaxy S26 bakal hadir dengan dua chipset: Snapdragon dan Exynos. Qualcomm konfirmasi dominasi 75%, sisanya kembali diisi Exynos 2600. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Qualcomm mengonfirmasi Galaxy S26 tak sepenuhnya pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5.

° Samsung kembali hadirkan Exynos 2600 untuk sebagian model, terutama di Eropa dan Korea.

° Kombinasi dua chipset ini menandai kebangkitan strategi lama Samsung jelang peluncuran Februari 2026.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Setiap tahun, pertanyaan klasik selalu muncul di kalangan penggemar gadget: chipset apa yang akan dipakai Samsung untuk seri Galaxy S berikutnya?

Kini, teka-teki itu kembali mencuat setelah CEO Qualcomm, Cristiano Amon, mengungkapkan bahwa Galaxy S26 tidak akan sepenuhnya menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Dalam konferensi laporan keuangan kuartal IV Qualcomm, Amon menyebut bahwa perusahaan memperkirakan akan memasok sekitar 75% dari total unit Galaxy S26 yang beredar.

Artinya, sekitar seperempat perangkat akan kembali ditenagai oleh chipset Exynos 2600, buatan Samsung sendiri.

“Untuk setiap generasi Galaxy baru, asumsi kami selalu 75% pangsa chipset. Galaxy S25 mencapai 100%, tapi kami realistis dengan Galaxy S26,” ujar Amon.

Keterangan ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang beredar sejak awal tahun.

BACA JUGA: Gila! Samsung Siap Rilis Ponsel Lipat Tiga Layar Seharga Motor Mewah—Tapi Hanya di Negara Tertentu!

Sebelumnya, rumor menyebut hanya Galaxy S26 Ultra yang akan mendapat tenaga Snapdragon 8 Elite Gen 5, sedangkan Galaxy S26 dan S26 Plus akan menggunakan Exynos 2600 di pasar Eropa dan Korea Selatan.

Menurut laporan ET News, komposisi ini mirip dengan strategi yang diterapkan pada seri Galaxy S24: Snapdragon untuk pasar global, Exynos untuk regional tertentu.

Perbandingan distribusi chipset bahkan diperkirakan mencapai 70% Snapdragon dan 30% Exynos, sedikit lebih tinggi dari perkiraan Qualcomm.

Langkah ini bisa jadi upaya Samsung untuk menegaskan kembali kemandiriannya di sektor chipset setelah bertahun-tahun bergantung pada Qualcomm.

Meski Exynos sempat dikritik karena performa dan efisiensi daya yang kurang optimal, rumor menyebut Exynos 2600 hadir dengan peningkatan besar di AI dan efisiensi energi.

Samsung diprediksi akan meluncurkan Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra pada 25 Februari 2026 di San Francisco.

BACA JUGA: Kaget! Begini Fakta Sebenarnya Saat Pindah dari iPhone ke Samsung—Ternyata Tak Seribet yang Dibayangkan!

Jika benar, maka publik akan segera melihat apakah kebangkitan Exynos kali ini sekadar nostalgia — atau justru kebangkitan yang sesungguhnya. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.