Ringkasan Berita:
Penerimaan CPNS 2026 hingga kini belum resmi dibuka. KemenPANRB menegaskan informasi jadwal yang beredar di media sosial adalah hoaks. Pemerintah masih melakukan evaluasi dan penghitungan formasi, dengan arah kebijakan memprioritaskan lulusan baru atau fresh graduate.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Pertanyaan mengenai kapan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 dibuka kembali ramai diperbincangkan publik.
Antusiasme masyarakat, terutama lulusan baru, semakin tinggi seiring beredarnya berbagai informasi di media sosial yang mengklaim jadwal seleksi CPNS 2026 telah dirilis.
Namun, hingga akhir Januari 2026, pemerintah memastikan belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan CPNS 2026.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) menegaskan bahwa informasi yang beredar di luar kanal resmi pemerintah adalah tidak benar atau hoaks.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, KemenPANRB mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada jadwal, tautan pendaftaran, maupun video yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.
“Seluruh informasi resmi terkait seleksi CASN hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah,” tulis KemenPANRB, Sabtu (31/1/2026).
BACA JUGA: CPNS 2026 Prioritaskan Fresh Graduate, Gaji PNS Menggiurkan?
Masih Tahap Evaluasi dan Penghitungan Formasi
Belum dibukanya CPNS 2026 bukan tanpa alasan.
Pemerintah saat ini masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan seleksi CASN tahun sebelumnya.
Evaluasi ini menjadi dasar penting dalam menentukan kebijakan rekrutmen agar lebih tepat sasaran.
Selain itu, pemerintah juga tengah melakukan penghitungan jumlah dan jenis formasi yang dibutuhkan oleh masing-masing instansi, baik pusat maupun daerah.
Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi dan mendukung program prioritas nasional.
BACA JUGA: CPNS Segera Dibuka, Fresh Graduate Dapat Angin Segar
“Saat ini Pemerintah tengah melakukan evaluasi pelaksanaan pengadaan tahun sebelumnya dan penghitungan jumlah serta jenis formasi yang dibutuhkan,” jelas KemenPANRB.





