Seleksi CPNS dipastikan akan dibuka. Menpan RB Rini Widyantini menaruh perhatian besar pada fresh graduate sambil menunggu hitung kebutuhan ASN. (*/IST)
° Pemerintah memastikan seleksi CPNS akan segera dibuka meski jadwal resmi belum ditetapkan.
° Menpan RB Rini Widyantini menegaskan perhatian khusus bagi fresh graduate.
° Saat ini, pemerintah masih menghitung kebutuhan riil ASN nasional berdasarkan usulan instansi.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Kabar baik bagi para pencari kerja, khususnya fresh graduate. Pemerintah mengonfirmasi bahwa seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan segera dibuka, meskipun hingga kini jadwal resminya belum ditetapkan.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini.
Ia menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap peluang lulusan baru dalam rekrutmen aparatur sipil negara.
“Tentunya saya concern ya terhadap teman-teman dari fresh graduate,” ujar Rini saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Rini menjelaskan, saat ini pemerintah masih dalam tahap penghitungan kebutuhan riil aparatur sipil negara (ASN).
Proses tersebut dilakukan dengan menunggu serta mengkaji usulan formasi dari masing-masing kementerian dan lembaga.
Menurutnya, setiap instansi diwajibkan memetakan kebutuhan pegawai berdasarkan beban kerja serta prioritas program yang akan dijalankan.
Dari pemetaan inilah pemerintah akan menentukan waktu dan skema pembukaan seleksi CPNS.
“Sedang kita hitung dulu. Nanti kementerian dan lembaga tentunya harus sudah mempersiapkan diri untuk kebutuhan pegawainya,” terang Rini.
Di sisi lain, jumlah ASN secara nasional terus mengalami peningkatan signifikan.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan bahwa total ASN saat ini telah mencapai sekitar 5,6 juta orang.
Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 3,59 juta Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1,98 juta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Angka ini melonjak tajam dibandingkan awal Januari 2025 yang masih berada di kisaran 4,2 juta ASN.
Zudan menambahkan, penambahan ASN diperkirakan masih akan berlanjut hingga akhir 2025.
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang mengingatkan warga menghentikan pembakaran lahan dan mendorong pembukaan lahan tanpa bakar untuk…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…