Ringkasan Berita:
° Motorola kembali disorot terkait kebijakan pembaruan Android.
° Banyak seri flagship Edge dan Razr ternyata hanya mendapat tiga generasi update.
° Artikel ini mengulas daftar lengkap, perbandingan dengan kompetitor, serta sinyal perubahan kebijakan Motorola ke depan.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Dalam dunia smartphone modern, spesifikasi hardware tak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur kualitas.
Dukungan perangkat lunak kini menjadi “mata uang” baru yang menentukan umur panjang sebuah ponsel.
Semakin panjang pembaruan sistem operasi, semakin tinggi pula nilai investasi sebuah perangkat.
Motorola, sebagai salah satu pemain lama industri mobile, kini berada di persimpangan penting.
Di satu sisi, perusahaan mulai menunjukkan niat baik dengan kebijakan pembaruan hingga lima bahkan tujuh tahun untuk model tertentu.
Namun di sisi lain, fakta di lapangan mengungkap realita yang cukup mengejutkan — banyak ponsel premium Motorola ternyata hanya mendapat tiga generasi update Android.
BACA JUGA: Motorola Bikin Tracker Super Awet, Baterai Tahan 500 Hari!
Realitas Seri Razr: Premium, Tapi Terbatas
Untuk lini ponsel lipat bergengsi Razr, kebijakan update ini terasa kurang sebanding dengan banderol harganya:
| Model | Update Terakhir |
|---|---|
| Razr 2023 (Razr 40) | Android 16 |
| Razr+ 2023 (40 Ultra) | Android 16 |
| Razr 2024 (Razr 50) | Android 17 |
| Razr+ 2024 (50 Ultra) | Android 17 |
| Razr 2025 (Razr 60) | Android 18 |
| Razr+ 2025 | Android 18 |
| Razr Ultra 2025 (60 Ultra) | Android 18 |
Bagi perangkat lipat dengan harga tinggi, dukungan tiga generasi OS terasa kurang adil, apalagi ketika kompetitor sudah berbicara soal enam hingga tujuh tahun pembaruan.
Seri Edge: Flagship Tapi Ikut Terseret
Seri Edge yang menjadi tulang punggung Motorola juga tak luput dari keterbatasan:
BACA JUGA: Motorola Signature Resmi! Flagship Tipis Ini Bikin Pesaing Panik
| Model | Update Terakhir |
|---|---|
| Edge 70 | Android 19 |
| Edge 60 / 60 Pro / 60 Fusion | Android 18 |
| Edge 50 Pro / Ultra / Fusion | Android 17 |
| Edge 40 Pro | Android 16 |
| Edge 30 Ultra | Android 15 |
| ThinkPhone | Android 16 |
Ironisnya, bahkan model Edge terbaru masih berada dalam skema tiga update utama — di saat rival-rivalnya telah melangkah jauh.
Ketimpangan dengan Kompetitor
Samsung, Google, hingga merek Tiongkok kini sudah mulai menawarkan update hingga enam sampai tujuh tahun, bahkan di kelas menengah.
Perbedaan inilah yang membuat Motorola semakin mendapat sorotan tajam, terutama dari konsumen yang mengutamakan longevity perangkat.
Angin Segar: Arah Baru Motorola
BACA JUGA: Motorola Guncang Pasar! Razr Fold Bikin Samsung Ketar-ketir
Kabar baiknya, Motorola mulai berbenah:
- Edge 50 Neo, Moto G75, ThinkPhone 25, Edge 60 Neo → 5 kali update OS
- Seri Motorola Signature (2025) → 7 kali update Android
Motorola bahkan mempercepat distribusi Android 16 tahun ini, menunjukkan perubahan serius di balik layar.
Menuju Standar Baru
Jika kebijakan tujuh tahun ini benar-benar diterapkan lebih luas, Motorola berpotensi bangkit sebagai salah satu produsen Android dengan dukungan software terbaik.
Konsistensi menjadi kunci utama agar kepercayaan konsumen kembali pulih.
Jika Anda sedang mempertimbangkan membeli smartphone Motorola, memahami peta dukungan update ini sangat krusial. Jangan hanya terpikat spesifikasi dan desain — umur panjang software akan menentukan nilai sesungguhnya dari perangkat yang Anda pegang. (*/red)






