Ringkasan Berita:
Pemprov Bengkulu resmi melantik 14 pejabat eselon II. Wakil Gubernur Mian menegaskan pentingnya integritas, koordinasi, serta inovasi. Para pejabat diminta langsung bekerja, meninggalkan ego sektoral, dan menghadirkan terobosan nyata demi pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu.
BENGKULU, LINTANGPOS.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali melakukan penyegaran birokrasi.
Sebanyak 14 pejabat eselon II resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan daerah.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum awal bagi lahirnya energi baru dalam tata kelola pemerintahan Provinsi Bengkulu.
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang hadir dan memberikan arahan tegas, menekankan bahwa jabatan adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Para pejabat yang dilantik diminta untuk tidak berlama-lama beradaptasi, melainkan langsung bergerak cepat membantu masyarakat.
“Segera lakukan koordinasi dan tancap gas untuk membantu rakyat,” tegas Mian dalam sambutannya, Kamis (29/1/2026).
Pesan tersebut menjadi penanda bahwa Pemprov Bengkulu menginginkan birokrasi yang responsif, progresif, dan berpihak pada kepentingan publik.
Menurut Mian, tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kerja nyata, bukan sekadar rutinitas administratif.
Pakta Integritas Jadi Komitmen Awal
Dalam pelantikan tersebut, seluruh pejabat eselon II diwajibkan menandatangani pakta integritas.
Langkah ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme selama menjalankan tugas dan fungsi jabatan.
Mian menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.
BACA JUGA: Empat Warga Bengkulu Terkatung-katung di Kamboja, Dewan Desak Pemulangan
Tanpa kejujuran dan komitmen moral yang kuat, program pembangunan sebesar apa pun tidak akan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
“Pakta integritas ini bukan hanya formalitas. Ini adalah janji kepada rakyat Bengkulu bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang diambil harus bersih dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Koordinasi dan Sinergi Jadi Kunci
Lebih lanjut, Mian mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor, baik secara vertikal maupun horizontal.
Ia menilai, salah satu hambatan utama dalam birokrasi adalah ego sektoral yang membuat program berjalan sendiri-sendiri tanpa sinergi.
“Kunci keberhasilan pemerintahan terletak pada koordinasi yang baik. Hilangkan ego sektoral.
BACA JUGA: Mahasiswi Asal Rejang Lebong Hilang Misterius di Bengkulu
Dengan sinergi yang solid, tujuan demi tujuan untuk membantu rakyat akan lebih mudah tercapai,” jelasnya.
Ia berharap para kepala dinas dan kepala biro yang baru dilantik mampu membangun komunikasi aktif antarorganisasi perangkat daerah (OPD), sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Dorongan Kuat untuk Inovasi dan Terobosan
Tak hanya soal integritas dan koordinasi, Wakil Gubernur Bengkulu juga menaruh harapan besar pada lahirnya inovasi baru dari para pejabat eselon II.
Menurutnya, kreativitas dan keberanian melakukan terobosan merupakan kunci agar Bengkulu mampu bersaing dan berkembang di tengah dinamika nasional.
“Inovasi dan kreativitas adalah kunci keberhasilan. Saya harap para pejabat OPD terus menghadirkan terobosan-terobosan baru demi kemajuan Provinsi Bengkulu,” kata Mian menutup arahannya.
BACA JUGA: Duduk Perkara Pedagang Ancam Satpol PP Bengkulu Berujung Laporan Polisi
Ia menekankan bahwa inovasi tidak selalu harus mahal atau rumit, melainkan solusi cerdas yang menjawab kebutuhan masyarakat, mempercepat pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Daftar 14 Pejabat Eselon II yang Dilantik
Adapun 14 pejabat eselon II yang resmi dilantik dan mengemban amanah baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu adalah:
- Rusmayadi Hasan sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah
- Elfha Novita sebagai Kepala Biro Organisasi
- Abdul Hadi sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
- Dr. Nelly Alesa sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik
- dr. Hery Kurniawan sebagai Direktur RSUD dr. M. Yunus
- Sri Herlin Despita sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan
- Muslim Azhari sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa
- Nopri Walihan sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
- Khirdes Lapendo Pasju sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP
- Rico Yulyana sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
- Mif Tarul Ilmi sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
- Hendra Gunawan sebagai Kepala Biro Perekonomian
- Tommy Irawan sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah
- Dadi Hartono sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Keberagaman posisi strategis ini diharapkan mampu memperkuat berbagai sektor pembangunan, mulai dari pelayanan publik, kesehatan, ekonomi, hingga investasi dan kepemudaan.
Harapan Masyarakat Bengkulu
BACA JUGA: Sumsel Kunci Jalur Batu Bara, PLTU Bengkulu Terancam?
Pelantikan ini sekaligus membawa harapan besar dari masyarakat Bengkulu.
Publik menanti langkah konkret, kebijakan inovatif, serta pelayanan yang semakin cepat dan transparan.
Dengan kombinasi integritas, koordinasi, dan inovasi seperti yang ditekankan Wakil Gubernur Mian, masyarakat berharap Bengkulu dapat bergerak lebih maju dan berdaya saing. (*/red)







