Leher dan tangan korban menjadi sasaran. Bahkan, beberapa jari Suhar dilaporkan terputus akibat bacokan tersebut.
Suhar tumbang bersimbah darah. Nyawanya tak tertolong.
BACA JUGA: Pelajar 14 Tahun Tewas Terlindas Bus di Depan Sekolah
Ia menghembuskan napas terakhir tepat di hari pemakaman sang ayah, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang belum sempat pulih dari duka sebelumnya.
Pelarian Singkat Sang Pelaku
Usai kejadian, Supriyadi melarikan diri meninggalkan rumahnya.
Ia menerobos rimbunnya kebun karet di sekitar permukiman warga.
Kepanikan sempat melanda warga yang khawatir pelaku akan kembali atau melukai orang lain.
Namun pelarian itu tak berlangsung lama.
BACA JUGA: Cari Rumput, Petani Musi Rawas Nyaris Tewas Diterkam Buaya
Beberapa saat kemudian, Supriyadi justru mendatangi rumah lurah setempat.
Di hadapan aparat kelurahan, ia menyerahkan diri tanpa perlawanan.
Langkah tersebut membuat situasi yang sempat tegang berangsur kondusif.
Polisi: Pelaku Masih Depresi
Kapolsek Lubuklinggau Utara, Iptu Sumardi Chandra, melalui Kanit Reskrim Ipda Benny, membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut.
Ia memastikan bahwa tersangka kini telah diamankan di Polsek Lubuklinggau Utara.
BACA JUGA: Wanita Ditemukan Tewas di Hotel Lebong, Polisi Ungkap Faktanya
“Saat ini tersangka belum bisa diambil keterangan karena masih depresi atas kejadian yang dilakukan,” ungkap Ipda Benny kepada wartawan.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif pembunuhan, termasuk hubungan korban dan pelaku sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Dijerat Pasal Pembunuhan
Akibat perbuatannya, Supriyadi dijerat dengan pasal pembunuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 458 KUHP.
Ancaman hukuman berat menanti pelaku atas tindakan yang menghilangkan nyawa orang lain tersebut.
Sementara itu, situasi pascakejadian di Kelurahan Marga Bakti dilaporkan sudah kembali kondusif.
BACA JUGA: Tragis! Mantan Anggota DPRD Lubuklinggau Tewas Terlindas Usai Tabrak Pintu Mobil
Aparat kepolisian tetap melakukan penjagaan dan pendekatan persuasif kepada warga untuk mencegah potensi konflik lanjutan.
Luka Mendalam bagi Keluarga dan Warga
Tragedi ini menyisakan luka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi warga sekitar.







