Categories: Artikel Nasional Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Pemanfaatan WhatsApp tersebut menunjukkan bahwa remaja memiliki peran dalam menyebarkan pesan-pesan keagamaan di tengah perkembangan teknologi.

Melalui fitur yang tersedia, pesan dakwah dapat disampaikan dengan lebih mudah dan menjangkau banyak orang tanpa harus selalu melakukan komunikasi secara langsung.

Selain mengkaji proses penyebarannya, penelitian ini juga menemukan adanya sejumlah nilai keagamaan dalam pesan dakwah yang dibagikan oleh para remaja.

BACA JUGA: RESMI! Guru Sertifikasi Bakal Terima Tambahan Rp5 Juta Jelang Nataru? Ini Fakta Lengkap di Balik Isu yang Ramai di WhatsApp

Pesan tersebut mengandung tiga nilai utama, yaitu nilai ketauhidan atau akidah, nilai akhlak, dan nilai syariah.

Pesan-pesan tersebut menjadi bagian dari upaya menyampaikan ajaran Islam melalui media yang telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari generasi muda.

WhatsApp pun tidak lagi hanya digunakan untuk bertukar pesan dan berbagi informasi, tetapi juga menjadi ruang digital untuk menyebarkan ajakan kebaikan.

Namun, perkembangan dakwah melalui media digital juga membutuhkan perhatian terhadap isi dan sumber materi yang disebarkan.

BACA JUGA: Viral! Dua Siswi SMP di Musi Rawas Utara Adu Jotos Gegara Status WhatsApp, Polisi Turun Tangan

Pesan yang dibagikan perlu dikemas secara menarik, mudah dipahami, serta memiliki sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penelitian Nestia Destiani ini memberikan gambaran tentang bagaimana perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan dalam aktivitas dakwah.

Kehadiran WhatsApp membuka peluang bagi remaja untuk turut berperan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam melalui cara yang lebih sesuai dengan perkembangan komunikasi modern.

Dari pesan pribadi hingga Status WhatsApp, ruang digital kini menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan dakwah.

BACA JUGA: Viral Pungutan di SD Negeri 02 Kepahiang, Wali Murid Geram Tanpa Musyawarah

Bagi remaja Desa Gedung Cahya Kuningan, teknologi tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga media untuk berbagi pesan-pesan positif dan nilai keagamaan kepada sesama. (*/gia)

Page: 1 2

Legina Ainil Valensi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad Lakukan Pengecekan Akhir Sekolah Rakyat Jelang MPLS

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

2 hari ago
  • Berita
  • Lubuk Linggau
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Joncik Hadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah di Lubuk Linggau

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.

2 hari ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Lima Desa Empat Lawang Diusulkan Dapat BTS

Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…

2 hari ago
  • Bengkulu
  • Rejang Lebong

Dua Qori Rejang Lebong Bawa Nama Bengkulu ke MTQ Nasional

Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…

2 hari ago
  • Berita
  • Pendidikan
  • Sumsel

Festival Literasi Sumsel 2026 Kumpulkan Donasi 4.648 Buku

Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…

2 hari ago
  • Artikel
  • Nasional

“Surat untuk Masa Mudaku”, Pengingat untuk Tidak Mudah Menghakimi dan Berdamai dengan Masa Lalu

Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…

3 hari ago