Categories: Berita Empat Lawang Sumsel

Delapan Pekerja Sekolah Rakyat Dipulangkan, Buntut Aksi Ngadu ke Bupati

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Polemik proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Empat Lawang kembali mencuat.

Sebanyak delapan pekerja disebut dikabarkan mendadak dipulangkan setelah menyampaikan keluhan terkait upah yang belum dibayarkan saat Bupati Empat Lawang melakukan peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat, Rabu (3/9/2026).

Diketahui, kunjungan Bupati itu dilakukan untuk mengecek kesiapan fasilitas Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung Senin (7/9/2026), mendatang.

Di tengah agenda peninjauan tersebut, sejumlah pekerja menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Mereka mengadukan adanya upah yang belum diterima.

BACA JUGA: Keluhkan Upah, Aksi Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang Langsung Dibubarkan

Namun, setelah persoalan tersebut mencuat, delapan pekerja justru disebut dipulangkan. Mereka hanya dibekali ongkos perjalanan untuk kembali ke daerah asal.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai pengelolaan tenaga kerja dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang memiliki nilai mencapai ratusan miliar rupiah tersebut.

Persoalan ini juga menambah catatan terkait tenaga kerja proyek. Sebelumnya, pada 29 April 2026, rombongan pekerja asal Majalaya, Kabupaten Bandung, sempat terlunta-lunta di Kabupaten Kaur.

Para pekerja tersebut dikabarkan terpaksa menumpang kendaraan yang melintas setelah mengaku menjadi korban penipuan oknum mandor.

BACA JUGA: Cek Sekolah Rakyat, Bupati Empat Lawang Pastikan MPLS Siap!

Rangkaian persoalan itu membuat kondisi tenaga kerja dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat menjadi sorotan.

Terlebih, proyek tersebut berkaitan dengan pembangunan fasilitas pendidikan yang ditargetkan segera digunakan.

Sebelumnya diberitakan, Pangeran Sitompul dari Tim Perbantuan Koordinator Waskita membantah adanya penunggakan pembayaran upah.

Menurutnya, pembayaran kepada pekerja berjalan rutin. Ia juga menyebut aksi protes tersebut hanya dilakukan oleh sebagian kecil pekerja.

BACA JUGA: Belasan Siswa Sekolah Rakyat Dirawat di Rumah Sakit? Ini Kata Kadinsos Empat Lawang 

Pangeran mengatakan para pekerja yang melakukan aksi protes tersebut telah dibubarkan dan pihaknya akan mencari provokator aksi tersebut. (*red)

Redaksi

Share
Tags: delapan pekerja dipulangkan pekerja Sekolah Rakyat Empat Lawang proyek Sekolah Rakyat upah pekerja belum dibayar Waskita

Recent Posts

  • Berita
  • Musi Rawas
  • Sumsel

Kades di Musi Rawas Ditangkap Usai Kabur ke Sumut

Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…

3 jam ago
  • Bengkulu
  • Berita
  • Headline
  • Kepahiang

Lansia Ditemukan Meninggal di Siring Desa Pagar Gunung

Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…

4 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

9 jam ago
  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Religi
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Tegaskan Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban

Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Sumsel Tegaskan Empat Lawang Harus Jadi Pusat Gerakan Masjid

Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…

1 hari ago