Dibilang Bonus, Kok Berasa Hukuman? Guru Curhat Pahitnya TPG 100% yang Tak Kunjung Cair

oleh -662 Dilihat
oleh
Kebijakan TPG 100% disebut bonus bagi guru bersertifikat, tetapi pencairannya lambat dan rumit, membuat guru merasa terbebani alih-alih diapresiasi

Validasi Info GTK yang tidak stabil membuat guru harus mengecek data berkali-kali. Perubahan rombel sedikit saja bisa membatalkan kelayakan tunjangan.

Error beban kerja atau kesalahan Dapodik sekecil apa pun dapat membuat seorang guru gagal menerima tunjangan tambahan itu.

Padahal tugas utama guru adalah mengajar, bukan mengejar tanda hijau Info GTK.

BACA JUGA: Lulus PPG Tapi TPG Tak Cair? Ini Alasan Mengejutkan Mengapa NUPTK Jadi Penentu Utama di 2025!

Bagi guru di daerah terpencil, beban ini terasa dua kali lipat. Akses internet lemah, perangkat terbatas, dan harus bolak-balik ke operator hanya untuk menuntaskan syarat administratif.

Ketimpangan Daerah: Kebijakan Nasional, Nasib Lokal

Fakta pahit lainnya: pencairan TPG sangat tergantung kemampuan daerah.

Ada yang cepat, ada pula yang tertunda berbulan-bulan tanpa kejelasan.

Kesenjangan ini membuat TPG 100 persen terlihat bukan sebagai kebijakan nasional, tetapi keputusan lokal yang berbeda-beda.

Guru di daerah dengan birokrasi lambat terpaksa menunggu lebih lama, meski hak mereka sama dengan guru di tempat lain.

BACA JUGA: Kabar Gembira! Guru ASN Bakal Terima Tambahan TPG 100% Mulai November 2025, Langsung Cair ke Rekening!

Banyak yang menilai kondisi ini sebagai ketidakadilan struktural yang belum tersentuh perbaikan.

Tekanan Psikologis di Balik Angka Tunjangan

Keterlambatan pencairan TPG tidak hanya berdampak finansial, tetapi juga mental.

Banyak guru mengandalkan tunjangan untuk kebutuhan bulanan, biaya sekolah anak, hingga cicilan rumah.

Ketika pencairan telat, perasaan dihargai berubah menjadi perasaan diabaikan.

Guru dituntut tetap profesional di kelas, namun beban finansial dan kecemasan di luar kelas terus menumpuk.

BACA JUGA: Akhirnya Cair! Tunjangan Sertifikasi Guru Triwulan IV 2025 Mulai Masuk Rekening, Ini Daerah yang Sudah Terima

TPG yang seharusnya menjadi bentuk penghargaan justru menjadi sumber tekanan baru.

Mengapa Hak Terasa Paling Sulit Diakses?

Pada akhirnya, TPG 100 persen memang disebut sebagai bonus.

No More Posts Available.

No more pages to load.