Namun, ia mengingatkan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah rutin.
Menurutnya, setiap kenaikan pangkat merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan sebaik mungkin.
“Kenaikan pangkat tidak diperoleh secara otomatis. Ada proses selektif yang mempertimbangkan kinerja, mental dan kepribadian, serta kelengkapan administrasi,” tegasnya.
Harryo berharap, dengan pangkat baru, seluruh personel semakin termotivasi meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa pangkat bukan hanya simbol kehormatan, melainkan beban tanggung jawab yang semakin besar.
“Semoga dengan kenaikan pangkat ini, seluruh personel senantiasa diberkahi, semakin amanah, dan mampu menjalankan tugas Polri dengan penuh dedikasi,” tutupnya. (*/red)








