Diknas Palembang Terbitkan Edaran Resmi Usai Kasus Percobaan Penculikan Siswi SMP

oleh -1938 Dilihat
oleh
Korban percobaan penculikan, E (13) didampingi orangtuanya saat membuat laporan polisi, Sabtu (1/11/2025). Foto: dok/IST

“Sekolah juga kami minta untuk memberikan penyuluhan kepada siswa tentang cara mengenali dan menghindari potensi ancaman penculikan. Siswa harus diajarkan agar tidak mudah percaya kepada orang asing dan segera melapor jika merasa terancam,” urai Affan.

Tak hanya itu, Diknas Palembang juga mendorong kerja sama dengan aparat keamanan setempat, baik kepolisian maupun Babinsa, untuk melakukan patroli rutin di sekitar lingkungan sekolah.

Jika ditemukan aktivitas mencurigakan, pihak sekolah diminta segera melapor kepada aparat berwenang.

BACA JUGA: Kisah Mencekam Siswi SMPN 30 Palembang Selamat dari Percobaan Penculikan

Dalam kesempatan yang sama, Affan juga menekankan pentingnya tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

“Kami mengingatkan seluruh warga sekolah untuk selalu mengedepankan sumber informasi resmi dari kepolisian, pemerintah daerah, atau Dinas Pendidikan Kota Palembang,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang siswi berinisial ES (13) nyaris menjadi korban percobaan penculikan oleh empat pelaku di kawasan Palembang.

Berdasarkan laporan, para pelaku terdiri dari tiga pria dan satu perempuan yang menghadang korban saat hendak berangkat ke sekolah.

ES mengaku ditarik paksa dan hampir disuntik oleh salah satu pelaku.

Namun ia berhasil meloloskan diri setelah menggigit tangan dan menginjak kaki pelaku.

BACA JUGA: Warga Mesuji Raya Ayunkan Parang Panjang ke Leher Tetangga, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Korban kemudian berlari ke sekolah dan melaporkan kejadian itu kepada temannya, yang langsung memberitahu guru.

Pihak sekolah segera melaporkan kasus tersebut ke Polsek SU II Palembang untuk ditindaklanjuti.

Kasus ini kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian, sementara Dinas Pendidikan Palembang berupaya memastikan keamanan di seluruh sekolah agar insiden serupa tidak terulang kembali.  (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.