Categories: Berita Empat Lawang Sumsel

Dinkes Empat Lawang Siapkan Masker Hadapi Kabut Asap

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com– Sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Selatan mulai terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Namun, kondisi berbeda masih terlihat di Kabupaten Empat Lawang yang hingga kini langitnya masih tampak biru.

Meski belum terdampak kabut asap, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan memburuknya kualitas udara.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Deri Kurniawan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan stok masker sebagai langkah antisipasi apabila kabut asap sewaktu-waktu menyelimuti wilayah tersebut.

Menurut Deri, persediaan masker yang saat ini berada di Dinkes Empat Lawang masih mencukupi. Masker tersebut nantinya dapat dibagikan kepada masyarakat apabila kondisi kabut asap mulai mengganggu kualitas udara dan kesehatan warga.

BACA JUGA: Pemkab Empat Lawang Jajaki Kerja Sama SDM Kesehatan dengan Universitas Baiturrahim

“Kalau saat ini stok masker kita masih ada. Kalau terjadi kabut asap, kita siap bagikan,” kata Deri.

Deri menjelaskan, pihaknya juga telah menyiapkan langkah lanjutan apabila persediaan masker yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

Dinkes Empat Lawang akan mengajukan tambahan bantuan masker kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Pengajuan tersebut akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan kondisi kabut asap di lapangan.

“Nanti juga kita ajukan kalau memang diperlukan,” ujarnya.

BACA JUGA: Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang Mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Empat Lawang ke 19

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan mengingat kabut asap akibat Karhutla dapat menyebar dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Kondisi angin serta aktivitas kebakaran di sejumlah daerah Sumsel berpotensi memengaruhi kualitas udara di daerah sekitar.

Deri mengimbau masyarakat Empat Lawang tetap menjaga kesehatan, terutama selama musim kemarau.

Masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi lingkungan meskipun saat ini kualitas udara di Empat Lawang masih relatif baik.

BACA JUGA: Empat Lawang Siapkan 40 Ribu Kuota BPJS Kesehatan, Aktif per 1 November

Menurutnya, musim kemarau dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan apabila masyarakat tidak menjaga kondisi tubuh dan lingkungan. Terlebih jika nantinya terjadi penurunan kualitas udara akibat asap Karhutla.

Page: 1 2

Legina Ainil Valensi

Share
Tags: Deri Kurniawan Dinkes Empat Lawang kabut asap Empat Lawang Karhutla Sumsel kesehatan masyarakat kualitas udara masker musim kemarau

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

34 menit ago
  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

18 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Religi
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Tegaskan Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban

Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…

20 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Sumsel Tegaskan Empat Lawang Harus Jadi Pusat Gerakan Masjid

Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Bangkit, Kepengurusan Baru Resmi Dilantik

Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…

1 hari ago
  • Artikel
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Deah Monica Soroti Tata Ruang dan Permukiman di Sekitar Rel Kereta Api Empat Lawang

Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…

1 hari ago