Ringkasan Berita:
Diskominfo Kabupaten Empat Lawang menjajaki kerja sama strategis dengan PT Digital Sandi Informasi untuk memperkuat layanan panggilan darurat 112. Kolaborasi ini difokuskan pada penyiapan regulasi, SDM, hingga dukungan CSR demi layanan darurat yang responsif dan terintegrasi.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dalam meningkatkan kualitas layanan publik terus menunjukkan keseriusan.
Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah dengan menjajaki kerja sama bersama pihak swasta untuk memperkuat layanan panggilan darurat nasional 112, layanan krusial yang menjadi garda terdepan dalam penanganan situasi darurat masyarakat.
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Statistik dan Persandian) Kabupaten Empat Lawang melakukan audiensi dengan PT Digital Sandi Informasi di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Direktur Pengembangan PT Digital Sandi Informasi, Erik Pribadi, dan menjadi tonggak awal kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan sektor swasta berbasis teknologi informasi.
Audiensi ini bukan sekadar pertemuan seremonial.
Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi untuk menyamakan visi terkait pengembangan layanan darurat 112 yang terintegrasi, responsif, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Empat Lawang.
BACA JUGA: Kominfo Empat Lawang Resmi Pindah Kantor Mulai 19 Januari 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Empat Lawang, Sumitro Sukma Bahagia, menegaskan bahwa penguatan layanan 112 merupakan kebutuhan mendesak seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat dan akurat.
Menurut Sumitro, atau yang akrab disapa Budi, tahap awal kerja sama ini akan difokuskan pada aspek fundamental, yakni penyusunan regulasi dan penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
Ia menilai, keberhasilan layanan darurat tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan regulasi serta kualitas petugas yang menjalankannya.





