Categories: Berita Empat Lawang Pendidikan Sumsel

DLH Empat Lawang Bahas Dokumen Lingkungan Pembangunan Sekolah Rakyat

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang menggelar Rapat Penilaian Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) untuk pembangunan Sekolah Rakyat, Kamis (16/7/2026).

Rapat yang berlangsung di Aula Hotel Kito Tebing Tinggi tersebut membahas dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL), serta Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) terkait pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Empat Lawang.

Kegiatan ini dihadiri Kepala DLH Kabupaten Empat Lawang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang, perwakilan instansi terkait, serta sejumlah tenaga ahli yang mengikuti pembahasan secara langsung maupun daring.

BACA JUGA: Belasan Siswa Sekolah Rakyat Dirawat di Rumah Sakit? Ini Kata Kadinsos Empat Lawang 

Kepala DLH Kabupaten Empat Lawang, Muhibudin SE, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Lubuk Gelanggang, Kecamatan Tebing Tinggi, merupakan program penyediaan sarana pendidikan terpadu yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, sekolah tersebut direncanakan dilengkapi berbagai fasilitas utama dan pendukung, seperti ruang kelas, asrama siswa, ruang administrasi, fasilitas sanitasi, ruang kesehatan, tempat ibadah, area olahraga, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sistem drainase, serta sarana penunjang lainnya.

Muhibudin menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat diperkirakan memberikan dampak positif, antara lain membuka peluang kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, memperluas akses pendidikan, serta mendorong peningkatan kualitas lingkungan permukiman melalui penataan kawasan yang lebih baik.

Meski demikian, pembangunan juga berpotensi menimbulkan sejumlah dampak lingkungan yang perlu dikelola, seperti peningkatan debu dan kebisingan selama tahap konstruksi, bertambahnya timbulan sampah domestik dan limbah cair pada masa operasional, potensi gangguan lalu lintas, serta perubahan kondisi lingkungan di sekitar lokasi kegiatan.

BACA JUGA: Empat Lawang Matangkan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

Melalui rapat penilaian dokumen lingkungan ini, seluruh potensi dampak positif maupun negatif dibahas bersama guna memastikan rencana pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai ketentuan lingkungan hidup dan menerapkan langkah-langkah pengelolaan serta pemantauan yang telah disusun. (red)

Legina Ainil Valensi

Share
Tags: Analisis Dampak Lingkungan ANDAL Desa Lubuk Gelanggang DLH Empat Lawang Muhibudin pendidikan RKL RPL Sekolah Rakyat Tebing Tinggi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polres Empat Lawang Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri

Polres Empat Lawang menggelar donor darah serentak dalam rangka HUT ke-75 Humas Polri sebagai bentuk…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polisi Gerebek Sebuah Rumah di Kecamatan Pendopo, Pria 52 Tahun Diamankan!

Polres Empat Lawang mengamankan pria 52 tahun di Pendopo. Polisi menyita diduga sabu 0,14 gram,…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polsek Tebing Tinggi Minta Sengketa Lahan PTPN Diselesaikan lewat Adu Data

Kapolsek Tebing TTinggi Kompol Herman Akhiri mengarahkan klaim lahan 75 hektare terhadap PTPN diselesaikan melalui…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

PTPN IV Buka Peluang Mediasi Klaim Lahan Ujang Zakaria

PTPN IV Regional 7 siap membuka mediasi dan memenuhi panggilan pihak berwenang terkait klaim lahan…

12 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polres Empat Lawang Amankan Pria dengan 16 Paket Sabu

Polres Empat Lawang mengamankan pria berinisial E dengan 16 paket sabu seberat bruto 3,26 gram…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Empat Lawang Salurkan Bantuan Sosial

Polres Empat Lawang menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka memperingati Hari Jadi…

2 hari ago