Ia mengatakan, kemampuan Pemkab Empat Lawang memberikan bantuan hibah masih terbatas akibat kondisi keuangan daerah.
“Tahun ini tidak ada hibah ke mana pun karena situasi sulit,” kata Joncik.
Kondisi tersebut, lanjutnya, turut berdampak terhadap rencana bantuan pembangunan sejumlah fasilitas keagamaan.
BACA JUGA: Pasutri di Muratara Ditabrak Truk Saat Hendak Jenguk Anak ke Pesantren, Suami Tewas di Tempat
Sebelumnya, Pemkab Empat Lawang memiliki kebijakan penganggaran bantuan hibah maupun pembangunan reguler untuk berbagai kebutuhan.
Joncik berharap kondisi keuangan daerah dapat membaik pada tahun berikutnya.
Dengan demikian, dukungan pemerintah terhadap DMI maupun pembangunan fasilitas keagamaan dapat kembali dilakukan.
Pelantikan kepengurusan baru DMI Empat Lawang diharapkan menjadi titik awal kebangkitan organisasi yang sempat vakum.
BACA JUGA: Keluhkan Upah, Aksi Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang Langsung Dibubarkan
Dengan kepengurusan baru, DMI diharapkan semakin aktif menggerakkan kegiatan keagamaan, memperkuat pembinaan masyarakat dan mendorong masjid menjadi lebih makmur serta bermanfaat bagi warga. (*/gia)
Page: 1 2
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…
Bupati Empat Lawang mengecek Sekolah Rakyat dan memastikan persiapan MPLS 7 September 2026 mencapai 90…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menjelaskan perbedaan Hari Lahir Kejaksaan 2 September dan Hari Bhakti…
Kejari Empat Lawang menggelar syukuran Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Bupati Joncik Muhammad menekankan…
View Comments