Selain itu, DMI akan mendorong peningkatan kualitas imam dan khatib serta pengembangan kegiatan sosial kemasyarakatan berbasis masjid.
Namun, Dodi menyadari tugas tersebut tidak dapat dijalankan DMI sendirian. Ia mengajak pengurus masjid, ulama, tokoh masyarakat, organisasi Islam, pemuda dan seluruh elemen masyarakat membangun sinergi.
BACA JUGA: Redmi Note 15 Pro Siap Guncang Pasar Menengah, Berikut Spesifikasinya!
“Jadikan masjid sebagai rumah besar umat Islam, tempat kita menyatukan hati, menyatukan langkah dan menyatukan kekuatan untuk membangun Empat Lawang Madani,” ujarnya.
Kepada jajaran pengurus yang baru dilantik, Dodi juga mengingatkan agar DMI tidak berhenti pada struktur organisasi. Nama-nama yang tercantum dalam kepengurusan harus menjadi tim kerja yang aktif dan produktif.
Ia menilai keberadaan DMI harus mampu menjadi tempat pengurus masjid di seluruh Empat Lawang untuk bertanya, berbagi pengalaman, berkoordinasi dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
Karena itu, salah satu pekerjaan penting DMI ke depan adalah mendata dan mengorganisasi masjid beserta pengurusnya. Dengan demikian, komunikasi antarpengurus masjid dapat terbangun dan program pembinaan dapat berjalan lebih terarah.
BACA JUGA: Masjid Az Zahro, Warisan Iman di Jalur Lintas Sumatera
Dodi berharap seluruh pihak memberikan doa, dukungan dan kerja sama agar kepengurusan DMI Empat Lawang mampu menjalankan amanah sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berilmu dan peduli. (*/red)





