EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Ketua PW/DPW DMI Sumatera Selatan, Dr H KA Bukhori Abdullah, menegaskan DMI Kabupaten Empat Lawang tidak boleh berhenti sebagai organisasi pelengkap pemerintahan.
Pernyataan itu disampaikan Bukhori usai melantik Pengurus DPD DMI Kabupaten Empat Lawang periode 2026–2031 di Pondok Pesantren Modern Darul Mahabbah, Jumat (4/9/2026).
Menurut Bukhori, DMI harus menyatu dengan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, terutama dalam menguatkan agenda pembangunan masyarakat madani yang menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Harus in body, jadi menyatu dengan pemerintahan Kabupaten Empat Lawang,” tegas Bukhori dalam sambutannya.
BACA JUGA: DMI Empat Lawang Bangkit, Kepengurusan Baru Resmi Dilantik
Ia bahkan menggambarkan keterlibatan DMI secara lebih luas. Ketika Bupati Empat Lawang berbicara mengenai agenda kemadanian, menurutnya, DMI harus hadir dan mengambil bagian.
“Ke mana Bupati pergi terkait dengan urusan madani, ada DMI,” ujarnya.
Bukhori menilai sinergi tersebut penting agar keberadaan DMI tidak hanya terlihat saat pelantikan atau kegiatan seremonial.
Organisasi masjid harus hadir dalam kerja nyata di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Lantik 62 Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional
Ia menyebut Empat Lawang memiliki perhatian khusus dari jajaran DMI Sumsel. Menurutnya, daerah tersebut memiliki karakter yang dinilai kuat dalam pembangunan masyarakat madani.
“Empat Lawang ini satu-satunya di Provinsi Sumatera Selatan yang motonya itu madani,” kata Bukhori.
Pernyataan tersebut disampaikan Bukhori ketika menjelaskan alasan jajaran DMI Sumsel begitu antusias mendorong kembali penguatan organisasi DMI di Empat Lawang.
Pelantikan pengurus baru periode 2026–2031 menjadi momentum untuk menghidupkan kembali peran organisasi tersebut.
BACA JUGA: Pramuka Sumsel Didorong Jadi Penggerak Swasembada Pangan
Bukhori berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah secara konsisten.
Tak hanya soal organisasi, DMI Sumsel juga membawa sejumlah program yang dapat dikembangkan di Empat Lawang. Salah satunya menyangkut arsitektur masjid.







