Drama Kredit Macet Rp1,6 Triliun, Direktur Dua Perusahaan Akhirnya Ditahan setelah Sempat Mangkir!

oleh -2515 Dilihat
oleh
Kejati Sumsel menahan Direktur PT BSS dan PT SAL, WS, dalam kasus korupsi kredit Rp1,6 triliun. WS diduga memiliki peran signifikan dalam pengajuan pinjaman, Senin (17/11/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Direktur PT BSS dan PT SAL, Wilson (WS), resmi ditahan penyidik Kejati Sumsel terkait dugaan korupsi fasilitas kredit Rp1,6 triliun.

° Setelah sempat mangkir dengan alasan medis, WS hadir memenuhi panggilan dan langsung ditahan 20 hari.

° Total enam tersangka kini telah ditetapkan.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Satu babak baru kembali muncul dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi fasilitas kredit Rp1,6 triliun dari sebuah bank plat merah.

Setelah sempat dua kali absen dari panggilan penyidik dengan alasan menjalani perawatan medis, Wilson (WS)—Direktur PT Buana Sriwijaya Sejahtera (BSS) dan PT Sri Andal Lestari (SAL)—akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pada Senin, 17 November 2025.

Kehadirannya tidak sekadar formalitas. Usai menjalani pemeriksaan intensif, WS langsung ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Pakjo Palembang.

Penahanan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan yang diteken Kepala Kejati Sumsel pada hari yang sama.

Kepala Kejati Sumsel, Dr. Ketut Sumedana SH MH, menegaskan bahwa WS resmi menjadi tersangka keenam dalam perkara kredit macet yang menyeret dua perusahaan tersebut.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search