Categories: Empat Lawang Kasus Sumsel

Dua Desa Hampir Memanas, Satu Meja Mediasi Justru Jadi Titik Balik Damai di Muara Pinang!

Ringkasan Berita:

° Mediasi di Polsek Muara Pinang mempertemukan warga Desa Tanjung Tawang dan Desa Gedung Agung terkait dua konflik yang melibatkan keluarga besar.

° Dipimpin Kapolsek AKP Dwi Sapriadi, kedua pihak akhirnya sepakat berdamai dan menandatangani surat perdamaian.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Suasana yang awalnya tegang antara warga dua desa di Kecamatan Muara Pinang akhirnya mencair pada Kamis, 13 November 2025.

Di Ruang Bhayangkari Polsek Muara Pinang, sebuah pertemuan yang sarat harapan digelar: mediasi resmi antara perwakilan Desa Tanjung Tawang dan Desa Gedung Agung, yang belakangan ini diwarnai dua perselisihan keluarga.

Mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Muara Pinang AKP Dwi Sapriadi, SH, dan dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta keluarga masing-masing pihak.

Pertemuan itu menjadi momentum penting, mengingat kedua kubu masih memiliki hubungan kekerabatan dan dikhawatirkan konflik yang muncul dapat meluas menjadi gesekan sosial antardesa.

Perselisihan yang diselesaikan dalam forum ini mencakup dua kasus. Pertama, dugaan pengancaman pada 6 Oktober 2025 di Desa Tanjung Tawang, yang melibatkan Herman Samsi dan Sihab.

Perkara ini sempat dilaporkan ke Polsek dan kemudian ditindaklanjuti melalui mediasi oleh Bhabinkamtibmas Briptu Ramdani.

BACA JUGA: Sumsel Targetkan Setiap Desa Punya PAUD, Siapkan Generasi Emas dari Usia Dini

Masalah kedua berkaitan dengan ketegangan baru yang muncul pada 12 November 2025 antara Berlian bin Sihab dan Herman Samsi di Jalan Lintas Pagar Alam–Kepahiang, Desa Gedung Agung.

Mediasi awal kala itu telah dilakukan oleh Kapolsek bersama unsur Muspika, namun diperlukan pertemuan lanjutan yang lebih komprehensif.

Di ruang mediasi, suasana perlahan berubah.

Setelah mendengarkan masing-masing pihak dan mempertimbangkan hubungan keluarga yang mengikat keduanya, proses dialog berjalan lebih terbuka.

Para tokoh masyarakat turut memberi pandangan demi menjaga harmoni antardesa.

Pada akhirnya, kedua pihak menyadari kekeliruan yang terjadi dan sepakat mengakhiri perselisihan.

BACA JUGA: Pemilik Warung di Empat Lawang Pilih Damai dengan Pelajar Pencuri Dagangan

Kesepakatan itu dipertegas melalui penandatanganan surat pernyataan dan surat perdamaian—dokumen yang menandai tekad bersama untuk tidak mengulangi konflik serupa.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: AKP Dwi Sapriadi Gedung Agung konflik keluarga mediasi desa perdamaian Polsek Muara Pinang Tanjung Tawang

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Hujan Deras Guyur Tebing Tinggi, Warga Sambut Gembira

Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu siang. Warga menyambut gembira…

12 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

ORADO Empat Lawang Kirim 14 Atlet ke Piala Panglima TNI

ORADO Empat Lawang mengirim 14 atlet ke Open Tournament Domino Piala Panglima TNI di Lahat.…

1 hari ago
  • Berita
  • Nasional

Sumsel Jadi Ikon Kriyanusa 2026, Herman Deru Soroti Kekuatan Kriya Daerah

Sumatera Selatan menjadi ikon Kriyanusa 2026 di JICC Jakarta. Herman Deru hadir menyaksikan produk dan…

1 hari ago
  • Berita
  • Palembang
  • Sumsel

Herman Deru Dorong Pemuda Sumsel Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Herman Deru mendorong pemuda Sumsel mengubah mindset dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja melalui…

1 hari ago
  • Artikel
  • Nasional

Lobang Buaya, Horor Misteri yang Sengaja Mengecoh Penonton

Film Lobang Buaya karya Hanung Bramantyo mengandalkan misteri pembunuhan dan plot twist, dengan latar fiksi…

1 hari ago
  • Berita
  • Nasional

Sabina Guseynova Kembali Dicari, Kisah Pernikahannya dengan Guruh Soekarnoputra

Nama Sabina Guseynova kembali dicari setelah Guruh Soekarnoputra meninggal. Keduanya menikah pada 2002 dan berpisah…

1 hari ago