Api dengan cepat membesar dan menjalar ke area dekat aliran Sungai Musi, menimbulkan kepanikan di antara pedagang dan warga sekitar.
Menurut keterangan sejumlah saksi, kebakaran diduga kuat berasal dari pembakaran sampah yang tidak diawasi dengan baik.
“Sisa orang bakar sampah,” ujar salah satu pedagang yang menyaksikan langsung kejadian itu.
Dalam hitungan menit, asap hitam membumbung tinggi, dan para pedagang di tak jauh dari lokasi berhamburan menyelamatkan diri serta barang dagangan mereka.
Angin malam yang bertiup kencang membuat api sempat mendekati kawasan pasar tradisional.
BACA JUGA: Tragedi Kebakaran di OKU Timur, Empat Anak Sekolah Tewas Terpanggang Api
Beberapa unit mobil pemadam kebakaran segera tiba di lokasi dan bekerja sama dengan warga untuk memadamkan api. Sekitar 30 menit kemudian, kobaran api berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Meskipun kerugian material belum dapat dipastikan, sejumlah warga mengaku trauma atas insiden tersebut.
Mereka berharap pemerintah daerah lebih gencar mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di area dekat aktivitas seperti pasar. (*/red)
Page: 1 2
Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…
TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…
Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…
Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…
BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…
Dua rumah warga di Padang Tepung, Ulu Musi, Empat Lawang, ludes terbakar. Diduga korsleting listrik,…