Sertifikasi IP68 kini hadir, ditambah bonus proteksi berupa screen protector dan case dalam paket penjualan.
Layar AMOLED 6,67 inci beresolusi QHD+ tampil tajam dan mulus dengan refresh rate 120Hz.
BACA JUGA: Lebih Tipis, Lebih Cerdas, dan Siap Tantang Apple: Galaxy Z Flip 8 Jadi Senjata Baru Samsung!
Kecerahannya mencapai 3200 nits dalam HDR, meski pada titik tertentu mengorbankan detail.
Sistem kameranya lebih sederhana: 50MP utama dan 8MP ultrawide. Kualitas foto dari kamera utama cukup solid untuk berbagai kondisi, tetapi kekurangan telefoto membuat hasil zoom di atas 2x kehilangan detail, sementara ultrawide terasa tidak konsisten.
Nilai jual utamanya ada pada performa. Poco mempersenjatai F7 Pro dengan Snapdragon 8 Gen 3, chip flagship yang masih sangat bertenaga.
Benchmark-nya mendekati perangkat kelas atas seperti Honor Magic V3. Pengalaman gaming juga impresif, mampu menangani judul berat seperti Wuthering Waves dan COD Mobile dengan mulus.
Baterainya pun monster: 6000mAh, bertahan lebih dari 20 jam dalam pengujian PCMark. Pengisian cepat 90W tersedia, lengkap dengan charger dalam kotak.
Sama seperti Redmi, Poco F7 Pro menjalankan HyperOS, lengkap dengan kelebihan integrasi fitur dan kekurangan berupa bloatware serta aplikasi penuh iklan yang tak bisa dihapus.
BACA JUGA: iPhone 17 Raib Disapu Maling! PS Store Bandar Lampung Dibobol dalam Aksi Super Rapi
Untuk harga lebih murah, Redmi Note 14 Pro cocok bagi pengguna kasual yang menginginkan layar bagus, kamera solid, dan daya tahan baterai yang baik.
Namun, mereka harus siap dengan performa yang lebih moderat dan pengalaman software yang padat aplikasi bawaan.
Sementara itu, Poco F7 Pro adalah pilihan ideal bagi yang menginginkan performa flagship tanpa membayar harga flagship.
Baterainya lebih tahan lama, desain dan build quality lebih premium, serta gaming terasa jauh lebih mantap.
Keduanya menjadi bukti bahwa ponsel kelas menengah di 2025 semakin matang—meski tetap membawa beberapa kompromi yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli. (*/red)
Page: 1 2
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…