Dua rumah panggung di Desa Bandung Agung, Lahat, habis terbakar Senin (6/10/2025) pagi. Diduga api berasal dari korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian ditaksir besar. Foto: Istimewa
Lahat, LintangPos.com – Suasana pagi yang biasanya tenang di Desa Bandung Agung, Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, mendadak berubah mencekam pada Senin (6/10) sekitar pukul 08.00 WIB.
Dua rumah panggung milik warga setempat hangus dilalap si jago merah dalam kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Kepanikan warga pecah ketika melihat asap tebal dan kobaran api membumbung tinggi dari dua rumah bersebelahan.
Dalam hitungan menit, api cepat menjalar karena material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.
“Sudah dua rumah habis terbakar, semoga api tidak menjalar lagi,” tutur seorang warga dengan wajah cemas sambil membantu memadamkan api menggunakan ember dan air seadanya.
BACA JUGA: Tragedi Kebakaran di OKU Timur, Empat Anak Sekolah Tewas Terpanggang Api
Dua rumah panggung tersebut diketahui milik Kamran (57) dan Apran Hiri (45), warga asli Desa Bandung Agung.
Karena sebagian besar bangunan berbahan kayu, api dengan cepat melalap seluruh bagian rumah hingga hanya menyisakan puing hitam arang.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Seluruh isi rumah, mulai dari perabotan, pakaian, hingga dokumen penting, ludes terbakar.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian dipastikan cukup besar karena bangunan beserta isinya habis terbakar,” ungkap Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lahat, Muhammad Jonliadi, SE, saat dikonfirmasi.
BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Lahat, Damkar Turunkan 70 Personel
Mendapat laporan, dua unit mobil damkar, dua unit suplai tangki air, dan satu unit mobil BPBD langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Sebanyak 24 personel pemadam kebakaran bersama empat anggota BPBD berjibaku memadamkan api yang terus berkobar di tengah permukiman padat penduduk.
Setelah bekerja keras selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan situasi mulai terkendali.
Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Page: 1 2
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…