EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Musibah kebakaran kembali melanda Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.
Dua rumah warga di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, ludes dilalap api pada Senin sore (26/10/2026). Tiga sepeda motor turut hangus terbakar.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.20 WIB itu menghanguskan rumah milik Rat dan Agus, di kawasan Simpang Tiga arah Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker).
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Kobaran api dengan cepat membesar hingga melahap kedua bangunan rumah beserta sejumlah barang berharga milik korban.
BACA JUGA: Polres Empat Lawang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Landur
Pj Kepala Desa Padang Tepong, Julian Peri membenarkan musibah kebakaran tersebut.
Dua rumah yang terbakar masing-masing dihuni satu kepala keluarga.
Rumah milik Rat dihuni tiga jiwa, sementara kediaman Agus ditempati lima jiwa.
Selain bangunan rumah, tiga unit kendaraan roda dua milik korban juga tidak luput dari amukan api.
BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Landur
Warga setempat bahu-membahu melakukan pemadaman.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Zona IV Ulu Musi dan Zona V Paiker turut diterjunkan ke lokasi.
Berkat kesigapan warga dan petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sekitar setengah jam setelah kejadian.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Julian Peri.
BACA JUGA: Kebakaran di Landur 15 KK Kehilangan Tempat Tinggal, Berikut Daftarnya!
Kebakaran di Desa Padang Tepong menambah daftar panjang insiden kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik di Kabupaten Empat Lawang dalam beberapa waktu terakhir.
Rentetan peristiwa tersebut memicu desakan masyarakat agar PLN dan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang segera melakukan evaluasi terhadap kondisi jaringan listrik di kawasan permukiman.
Warga meminta PLN Cabang Empat Lawang meningkatkan pengawasan serta melakukan pemeriksaan dan perawatan jaringan listrik secara berkala, terutama di wilayah padat penduduk.






