Bahkan, satu paket pekerjaan disebut tidak pernah dilaksanakan pada tahun 2023 meski anggaran telah dicairkan.
BACA JUGA: Korupsi UPS RSUD Kepahiang Masuk Sidang, Satu Tersangka Buron
Tidak hanya itu, hasil pemeriksaan fisik juga mengindikasikan adanya pekerjaan bangunan yang tidak sesuai spesifikasi teknis serta tidak dilengkapi dokumen acuan pelaksanaan.
Delapan paket pekerjaan yang menjadi objek audit investigasi meliputi pembangunan atap tempat kuliner Taman Santoso, rehabilitasi gedung dan gazebo Rest Area I Sido Makmur, pemasangan paving blok guest house, rehabilitasi gedung dan taman Kabawetan Tangsi Baru.
Kemudian, rehabilitasi Taman Santoso, rehabilitasi gedung kantor dan pembangunan area parkir, pembangunan Taman Kelinci di Air Sempiang, serta kegiatan pemeliharaan bangunan gedung dalam koordinasi dan penyusunan laporan capaian kinerja SKPD.
Hingga saat ini, proses audit investigasi masih berlangsung. Penyidik Ditreskrimsus Polda Bengkulu menegaskan hasil audit BPKP akan menjadi dasar dalam menetapkan besaran kerugian negara sekaligus menentukan langkah hukum selanjutnya dalam penanganan perkara tersebut. (*/red/drl)
Page: 1 2
Bhabinkamtibmas Polsek Talang Padang mengecek tanaman terong di Desa Talang Padang sebagai dukungan terhadap ketahanan…
Polsek Muara Pinang menyambangi warga dan menyosialisasikan larangan membakar hutan serta lahan melalui Program Makmano…
Polsek Lintang Kanan menyosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan di Desa Lesung Batu untuk mencegah…
JAKARTA, LINTANGPOS.com - Memasuki September 2026, pilihan iPhone di pasar Indonesia semakin beragam. Apple menawarkan…
Polsek Tebing Tinggi menggencarkan Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengingatkan agar tidak membuka lahan…
Bhabinkamtibmas Polsek Ulu Musi mengecek Pekarangan Bergizi di Desa Batu Lintang sebagai dukungan terhadap ketahanan…