Categories: Berita Empat Lawang Sumsel

Ember Bekas Disulap Jadi Kebun Terong Produktif di Empat Lawang

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Keterbatasan lahan tidak menjadi hambatan bagi Sumantri, warga Jalan Poros, Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, untuk bercocok tanam.

Dengan memanfaatkan ember bekas cat sebagai media tanam, ia berhasil menyulap halaman rumahnya menjadi kebun produktif yang menghasilkan sayuran untuk kebutuhan keluarga.

Ember-ember bekas cat yang sebelumnya tidak terpakai didaur ulang menjadi wadah tanam terong.

Tanaman tersebut kini tumbuh subur dan berjajar rapi di halaman rumahnya hingga mulai berbuah dan siap dipanen.

BACA JUGA: 300 Pohon Tabebuya Ditanam, Wujud Cinta Lingkungan dan Kolaborasi Bersama

Sumantri mengatakan, kegiatan berkebun yang dilakukannya bukan untuk tujuan komersial. Ia hanya ingin memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari secara mandiri dengan memanfaatkan lahan yang tersedia.

“Terong ditanam di ember bekas cat. Tak banyak, cukup untuk kebutuhan di rumah saja,” ujarnya.

Perawatan yang dilakukan secara rutin membuahkan hasil. Tanaman terong yang ditanam di dalam ember bekas tumbuh dengan baik, membuktikan bahwa bercocok tanam tidak selalu membutuhkan lahan luas maupun modal besar.

Selain membantu menghemat pengeluaran rumah tangga, berkebun juga memberikan kepuasan tersendiri karena hasil panen dapat dinikmati langsung oleh keluarga.

BACA JUGA: Desa Bandar Aji Jadi Teladan Kemandirian Pangan, Jeruk Kunci dan Terong Bulat Jadi Andalan

Pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam sekaligus menjadi langkah sederhana dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih ramah.

Apa yang dilakukan Sumantri diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Empat Lawang, untuk memanfaatkan lahan sempit dan barang bekas sebagai sarana bercocok tanam yang produktif, hemat biaya, dan berkelanjutan.

Legina Ainil Valensi

Share
Tags: berkebun daur ulang ember bekas Empat Lawang lahan sempit ramah lingkungan sayuran Sumantri terong urban farming

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional

“Surat untuk Masa Mudaku”, Pengingat untuk Tidak Mudah Menghakimi dan Berdamai dengan Masa Lalu

Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…

4 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Film Na Willa Jadi Pengingat untuk Lebih Memahami Dunia Anak

Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…

4 jam ago
  • Berita
  • Musi Rawas
  • Sumsel

Kades di Musi Rawas Ditangkap Usai Kabur ke Sumut

Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…

7 jam ago
  • Bengkulu
  • Berita
  • Headline
  • Kepahiang

Lansia Ditemukan Meninggal di Siring Desa Pagar Gunung

Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

14 jam ago
  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

1 hari ago