Duta pangan yang terpilih, yakni Randika (11478) dan Flannesza (15186), akan menjadi wajah muda penggerak kesadaran pangan di kalangan pelajar.
Selain itu, sebanyak 10 relawan pangan Empat Lawang juga turut dilibatkan dalam kegiatan sosial dan penyebaran informasi.
Ke depan, pemerintah daerah berencana menggelar grand opening atau peluncuran ulang Bapang Elma untuk memperkenalkan inovasi ini secara lebih luas ke masyarakat.
BACA JUGA: Pemkab Empat Lawang Susun Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2025, Fokus pada Stabilitas Harga Pangan
Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang pun memberikan dukungan penuh terhadap program ini.
Mereka menilai inovasi yang digagas Noperman Subhi—yang sebelumnya meraih predikat Camat Inovatif Terbaik ke-3 Sumsel pada 2021—layak dikembangkan secara berkelanjutan.
“Program seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Kami mendukung agar Bapang Elma terus disempurnakan dan dilaksanakan dengan baik,” terang Bupati Empat Lawang, Dr H Joncik Muhammad.
Dengan hadirnya Bapang Elma Bang Tapa, Kabupaten Empat Lawang diharapkan mampu menjadi contoh daerah yang inovatif dalam mewujudkan ketahanan pangan berkeadilan dan berkelanjutan, sejalan dengan visi menuju Empat Lawang Madani. (*/red)
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…