REMINDER, LINTANGPOS.com – Pernah merasa perlu menunjukkan bahwa diri kita lebih hebat dari orang lain? Ferry Irwandi justru mengingatkan untuk berhenti membuang energi pada hal-hal yang tidak membawa kita bertumbuh.
Ferry Irwandi mengingatkan tentang filosofi ilmu padi, yakni semakin berisi semakin merunduk.
Artinya, semakin banyak ilmu, kemampuan, dan pengalaman yang dimiliki seseorang, seharusnya semakin rendah hati pula sikapnya.
Tidak perlu sibuk menceritakan kehebatan diri, memikirkan orang yang meniru, atau mencari pengakuan dari orang lain.
BACA JUGA: Sulit Bilang “Tidak”? Bisa Jadi Kamu Seorang People Pleaser
“Jangan habisin energi lu untuk hal yang enggak perlu.”
Menurut Ferry, energi tersebut jauh lebih baik digunakan untuk terus berlatih, meningkatkan keterampilan, dan memperluas pengetahuan.
Sebab, kemampuan tidak lahir secara instan. Seseorang menjadi mahir karena terus melakukan sesuatu berulang kali hingga terbentuk menjadi kebiasaan dan keahlian.
Ia menggambarkan pentingnya konsistensi melalui perbandingan sederhana: bukan orang yang menguasai banyak teknik yang harus ditakuti, melainkan orang yang mengasah satu kemampuan secara terus-menerus hingga benar-benar dikuasai.
BACA JUGA: Membantu Orang Lain Jangan Sampai Bikin Diri Sendiri Kekurangan
“Jangan takut sama orang yang menguasai 10.000 jenis tendangan, tapi takutlah sama orang yang melatih satu tendangan selama 10.000 kali.”
Ferry juga mengingatkan bahwa dalam proses bertumbuh tidak ada jalan pintas. Kesalahan, kegagalan, tekanan, dan berbagai benturan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan.
“Enggak pernah ada sesuatu yang terbentuk tanpa pernah terbentur. Terbentur, terbentur, terbentuk.”
Pada akhirnya, ilmu padi bukan tentang merendahkan diri, melainkan tidak merasa perlu meninggikan diri di hadapan orang lain. Terus belajar, terus berlatih, dan biarkan kemampuan yang berbicara.






