Menurut Okan Buruk, keputusan menurunkan Osimhen meski hanya sebentar bukan sekadar eksperimen, melainkan bagian dari strategi agar sang pemain terbiasa menghadapi rasa sakit.
“Kami ingin dia merasakan pertandingan lagi, meski hanya 10 menit. Kadang ada rasa sakit, dan penting untuk bisa bermain sambil menahannya. Dia memang belum 100 persen siap, tapi kami butuh dia untuk laga besar ini,” ujar Buruk setelah kemenangan 1-0 atas Alanyaspor.
Latihan Terakhir Jadi Penentu
Senin lalu, Galatasaray menggelar sesi latihan terbuka jelang duel melawan Liverpool. Sorotan utama tertuju pada Osimhen yang terlihat cukup bugar dan aktif dalam sesi tersebut.
Meski demikian, Buruk enggan memastikan apakah penyerang berusia 26 tahun itu akan turun sejak menit awal.
BACA JUGA: Van Dijk Akui Liverpool Layak Kalah dari Crystal Palace, Janjikan Perbaikan Cepat
“Victor terus berlatih. Kami akan melihat kondisinya pada sesi terakhir. Yang pasti, dia akan bermain sebagian pertandingan,” jelas Buruk.
Kehadiran Osimhen meski hanya dari bangku cadangan tetap menjadi senjata ampuh.








