Muba memperluas akses pendidikan vokasi sawit lewat kerja sama dengan AKPY–STIPER, membuka peluang beasiswa gratis dan penempatan kerja bagi generasi muda. (*/IST)
° Pemkab Muba menjajaki kerja sama dengan AKPY–STIPER untuk membuka akses pendidikan vokasi gratis bagi generasi muda.
° Lewat beasiswa BPDPKS dan CSR perusahaan sawit, program ini menyiapkan tenaga terampil sekaligus menjawab kebutuhan industri perkebunan daerah.
MUSI BANYUASIN, LINTANGPOS.com — Upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor perkebunan kembali mendapat dorongan besar dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), pemerintah daerah membuka peluang kolaborasi strategis dengan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY–STIPER), lembaga vokasi yang dikenal sebagai “dapur pencetak” tenaga terampil untuk industri kelapa sawit.
Di bawah kepemimpinan Bupati HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman, Muba terus menambah terobosan baru untuk memperluas akses pendidikan vokasi bagi generasi muda.
Langkah terbaru ini menjadi angin segar bagi putra-putri daerah yang ingin menempuh pendidikan gratis sekaligus memperoleh kepastian kerja.
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga AP, menegaskan bahwa penjajakan kemitraan dengan AKPY–STIPER bukan sekadar proyek kerja sama, melainkan strategi jangka panjang untuk menjawab kebutuhan industri sawit yang semakin kompetitif.
“Harapannya generasi muda Muba bisa menempuh pendidikan vokasi melalui beasiswa BPDPKS maupun CSR perusahaan perkebunan di wilayah kerja Muba,” ungkapnya, Sabtu (15/11/2025).
BACA JUGA: Beasiswa Fulbright 2026 Resmi Dibuka, Peluang Emas Studi S2 dan S3 di Amerika Serikat
Skema yang ditawarkan pun cukup jelas: mahasiswa dididik di kampus vokasi dengan biaya perusahaan, lalu setelah lulus kembali magang dan bekerja di perusahaan yang membiayai mereka.
Model ini menghadirkan hubungan saling menguntungkan—anak muda memperoleh pendidikan gratis dan peluang kerja, sementara perusahaan mendapatkan tenaga terampil yang sesuai kebutuhan.
Data Disnakertrans menunjukkan tren meningkatnya jumlah mahasiswa Sumsel penerima beasiswa BPDPKS sejak 2021.
Page: 1 2
Aroma asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)…
Wagub Sumsel Cik Ujang menyoroti dampak kabut asap terhadap PKL dan UMKM serta mendorong strategi…
Warga Desa Sarang Bulan, Empat Lawang, mengeluhkan bantuan beras 30 kg yang disebut hanya diterima…
Sebanyak 19 anggota Pramuka Empat Lawang menerima penghargaan Pancawarsa 2026 atas dedikasi dan kontribusi dalam…
Sebanyak 16 dokter internship ditempatkan di Empat Lawang. Sekda Fauzan Khoiri Denin menekankan pentingnya sikap…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin meminta operasional travel dikaji menyusul kecelakaan maut yang menewaskan…