Dr H Joncik Muhammad SSi SH MH MM. Foto: doc/istimewa
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Program Polisi Pamong Praja (Pol PP) Desa yang digagas Bupati Empat Lawang, Dr H Joncik Muhammad SSi SH MH MM, menjadi salah satu inovasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Program tersebut bahkan disebut telah menjadi percontohan atau role model bagi daerah lain di tingkat nasional.
Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, menjelaskan bahwa gagasan pembentukan Pol PP Desa berawal dari hasil riset yang dilakukannya saat mencalonkan diri sebagai Bupati Empat Lawang pada Pilkada tahun 2018.
Dari hasil riset tersebut, kata Joncik, sebanyak 78 persen masyarakat menginginkan adanya jaminan keamanan apabila dirinya terpilih menjadi bupati.
BACA JUGA: Bupati Joncik Muhammad Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Jakabaring
Sebab, pada saat itu Kabupaten Empat Lawang dikenal sebagai salah satu daerah yang rawan tindak kriminalitas, terutama aksi begal.
“Dari riset ternyata 78 persen masyarakat meminta amankan Kabupaten Empat Lawang jika Joncik Muhammad terpilih menjadi bupati. Sebab kala itu Empat Lawang dikenal daerah rawan, begal di mana-mana. Orang bersepeda motor antar kampung tidak berani, travel tidak berani lewat jam 3, bus juga kalau sudah jam 4 berhenti,” jelas Joncik Muhammad.
Ia mengatakan, kondisi keamanan pada saat itu membuat masyarakat dan para pendatang merasa khawatir untuk melintas di wilayah Kabupaten Empat Lawang, terutama pada malam hari.
“Dulu jika orang kemalaman mau ke Empat Lawang yang dari Lubuklinggau menginap di Lubuklinggau, kalau dari Lahat menginap di Lahat. Begitu rawannya,” ungkapnya.
BACA JUGA: Malam Resepsi Kenegaraan, Bupati Empat Lawang Tekankan Semangat Perjuangan
Kondisi tersebut kemudian membuat dirinya berpikir keras untuk mencari solusi dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Empat Lawang.
Dari situlah muncul gagasan untuk membentuk Polisi Pamong Praja Desa atau Pol PP Desa.
“Akhirnya muncul gagasan mendirikan Polisi Pamong Praja Desa atau Pol PP Desa dan saya sampaikan kalau saya menjadi bupati, saya berjanji enam bulan Kabupaten Empat Lawang tidak aman maka saya mundur sukarela,” ujarnya.
Ketua DPRD Empat Lawang Darli berharap jumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu terus menurun serta…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan seorang pria terkait dugaan pencurian 20 janjang sawit senilai Rp1,2 juta…
Kejaksaan Negeri Empat Lawang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum…
Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…