Sejumlah petugas dari Satpol PP Kabupaten Empat Lawang, saat mengevakuasi bayi malang yang diduga sengaja dibuang orang tuanya, Senin (13/4/2026). Foto: Istimewa
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Warga Kabupaten Empat Lawang digemparkan oleh peristiwa penemuan seorang bayi perempuan yang diduga sengaja dibuang di kawasan jalan sepi dekat SD 29 Tebingtinggi, arah Desa Mekarti Jaya 3B, Senin (13/04/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi terlantar di dalam semak-semak di pinggir jalan.
Lokasi penemuan yang relatif sepi memunculkan dugaan kuat bahwa bayi itu sengaja ditinggalkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Penemuan ini bermula dari laporan warga yang kebetulan melintas di lokasi.
Merasa curiga, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Laporan itu segera ditindaklanjuti oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) bersama pelapor dan petugas perempuan yang turut serta dalam proses evakuasi.
BACA JUGA: Ibu Bayi 2 Bulan Nekat Rampok Rp73,5 Juta! Aksinya Bareng Pria 65 Tahun Bikin Polisi Geleng-Geleng
Kepala Dinas Pol PP, Mgs Ahmad Nawawi, bersama tim langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
Setibanya di tempat kejadian, petugas menemukan bayi perempuan tersebut berada di dalam semak-semak dalam kondisi memprihatinkan.
Proses evakuasi dilakukan dengan cepat oleh petugas Pol PP perempuan guna memastikan keselamatan bayi.
Setelah berhasil diamankan, bayi tersebut langsung dibawa ke RSUD terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Sebelumnya, kejadian ini juga telah dilaporkan kepada Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad.
Hingga saat ini, kondisi bayi masih dalam perawatan tim medis.
BACA JUGA: Terkuak! Kronologi Penuh Air Mata di Balik Temuan Bayi dalam Kantong Kresek di Muba
Belum ada keterangan resmi terkait kondisi kesehatannya secara detail, namun penanganan intensif terus dilakukan demi memastikan keselamatannya.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku di balik peristiwa ini serta motif pembuangan bayi tersebut.
Dugaan sementara mengarah pada tindakan sengaja meninggalkan bayi di lokasi yang jauh dari keramaian agar tidak mudah ditemukan.
Page: 1 2
Kasus ISPA menjadi perhatian saat kemarau panjang. Dinas Kesehatan menyiagakan pelayanan di 10 puskesmas dan…
BNN Empat Lawang menguatkan gerakan Bejeghum P4GN Bersinar dengan melibatkan pemerintah desa, organisasi perempuan, dan…
Bupati Joncik Muhammad berharap tujuh mahasiswa Unhan yang ditugaskan di Sekolah Rakyat Empat Lawang mampu…
Budi Antoni Aljufri menegaskan kembali ke Golkar untuk berkarya bagi masyarakat. Ia menyebut perbedaan politik…
Rhendy Andrea terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Empat Lawang periode 2026–2030 dalam Musda…
Wakil Bupati Arifa’i berharap Musda Golkar Empat Lawang melahirkan kader terbaik dan memperkuat sinergi partai…