Categories: Berita Regional Sumsel

GSMP Sumsel Didorong Lebih Terarah dan Terukur

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Bambang Pramono menilai GSMP memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui kolaborasi dengan ekosistem rantai pasok.

Menurut Bambang, penguatan rantai pasok dapat menghubungkan produksi masyarakat dengan kebutuhan pangan secara lebih sistematis, termasuk untuk mendukung Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (PSN-MBG).

“GSMP yang mulanya program untuk mengubah mindset masyarakat kini bertransformasi menjadi ekosistem rantai pasok yang lebih menyeluruh dan sistematis untuk pengendalian inflasi melalui ketahanan pangan,” jelas Bambang.

BACA JUGA: Sumsel Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Penilaian Lembaga Pendidikan Pesantren

Transformasi tersebut membuat GSMP tidak lagi hanya dipandang sebagai gerakan pemanfaatan lahan di tingkat rumah tangga. Program ini mulai diarahkan menjadi bagian dari ekosistem pangan daerah yang memiliki keterkaitan antara produksi, distribusi dan kebutuhan masyarakat.

Penguatan tata kelola menjadi penting agar berbagai kegiatan GSMP tidak berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi pemerintah, Bank Indonesia, akademisi, pelaku usaha dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberlanjutan program.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan Pengukuhan dan Pelantikan Forum Kemitraan Sinergi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan.

Selain itu, dibentuk Tim Pendampingan Terpadu Gerakan Sumsel Mandiri Pangan. Tim tersebut diharapkan dapat mengawal pelaksanaan dan keberlanjutan GSMP di lapangan.

BACA JUGA: Sumatera Selatan Jadi Pelopor Pendidikan Ketahanan Pangan di Indonesia

Dengan penguatan kelembagaan dan pendampingan, GSMP diharapkan mampu bergerak dari program pemberdayaan menuju gerakan pangan yang memiliki target dan ukuran keberhasilan lebih jelas.

Arah tersebut sekaligus memperkuat posisi ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi. Produksi pangan lokal yang berjalan konsisten dapat membantu menjaga ketersediaan sekaligus mengurangi tekanan terhadap harga komoditas. (*/red)

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: Bank Indonesia Sumsel Cik Ujang Gerakan Sumsel Mandiri Pangan GSMP Sumsel ketahanan pangan Sumsel

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Siswa Sekolah Rakyat Cedera, Keluarga Minta Keadilan

Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang diduga mengalami kekerasan hingga cedera tangan. Keluarga meminta keadilan dan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Malam Hari, Polisi Masuk Desa Cegah Karhutla di Muara Pinang

Polisi menyambangi warga Desa Talang Baru pada malam hari melalui Program Makmano Karhutla untuk mencegah…

1 hari ago
  • Artikel
  • Nasional

Ferry Irwandi Ingatkan Ilmu Padi: Tak Perlu Sibuk Membuktikan Diri

Ferry Irwandi mengingatkan bahwa semakin seseorang berilmu dan terampil, semakin penting untuk tetap rendah hati…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Mobil Tangki Air Terbalik Saat Suplai Air ke Sekolah Rakyat

Tangki air Perumda Tirta Seguring Betung terbalik saat membawa suplai air ke Sekolah Rakyat. Dua…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Makmano Karhutla Digencarkan, Petani Diingatkan Tak Bakar Lahan

Polres Empat Lawang menggencarkan Makmano Karhutla dengan menyambangi petani dan mengingatkan warga agar tidak membuka…

2 hari ago
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Kepsek SRT 1 Empat Lawang Angkat Bicara Soal Dugaan Perundungan

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Empat Lawang, Suparno, memberikan tanggapan terkait dugaan perundungan

2 hari ago