Gubernur Herman Deru Puji Potensi Pertanian Luar Biasa di PEDA KTNA XVI Sumsel 2025!

oleh -62 Dilihat
PEDA KTNA XVI di Empat Lawang jadi momentum besar bagi sektor pertanian Sumsel. Gubernur Deru dan Bupati Joncik dorong petani menuju era pertanian modern, Kamis (6/11/2025). Foto: */LintangPos.com

Ringkasan Berita:

° Kabupaten Empat Lawang resmi menjadi tuan rumah PEDA KTNA ke-XVI Sumsel 2025.

° Gubernur Herman Deru membuka acara dan memuji potensi pertanian Empat Lawang.

° Bupati Joncik Muhammad menegaskan komitmen membangun pertanian berbasis data dan teknologi untuk wujudkan swasembada pangan.


Empat Lawang, LintangPos.com – Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, menjadi pusat perhatian setelah resmi menjadi tuan rumah Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke-XVI Provinsi Sumatera Selatan.

Acara bergengsi ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru pada Kamis, 6 November 2025, didampingi Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad.

PEDA KTNA merupakan ajang silaturahmi sekaligus peningkatan kapasitas bagi petani, nelayan, dan pelaku usaha di sektor pertanian.

Tahun ini, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis memperkenalkan potensi besar pertanian Empat Lawang—daerah yang dikenal subur dan kaya akan sumber daya alam.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kabupaten Empat Lawang yang sukses menyelenggarakan acara sebesar ini.

Ia menegaskan bahwa PEDA KTNA membuktikan kemampuan Empat Lawang tampil sebagai daerah unggul dan inspiratif di bidang pertanian.

BACA JUGA: Empat Lawang Siap Sambut PEDA KTNA XVI Sumsel 2025, Pemilik Homestay Diminta Jaga Pelayanan dan Kenyamanan

“Melalui kegiatan ini, masyarakat luar akan mengetahui bahwa Empat Lawang memiliki potensi luar biasa di bidang pertanian. Petani tidak boleh minder, karena negara hadir membantu mereka melalui KTNA,” ujar Deru.

Gubernur juga menyoroti capaian positif sektor pertanian di Sumatera Selatan yang hingga awal November 2025 berhasil mencatat produksi pangan sebesar 3.593.000 ton—peningkatan signifikan berkat sinergi antara petani, pemerintah, dan pemangku kepentingan.

“Mari kita bangun kemitraan dan semangat kebersamaan untuk kemajuan pertanian Indonesia. Ambil ilmu dari berbagai daerah dan kembangkan di daerah masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menyampaikan bahwa tema PEDA KTNA XVI sangat relevan dengan kondisi saat ini, khususnya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional di tengah era digital.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Ke depan, kami akan membangun sistem pertanian berbasis data, sains, dan teknologi agar produktivitas petani meningkat,” ungkap Bupati Joncik.

Menurutnya, kolaborasi antara kearifan lokal dan teknologi modern menjadi kunci menuju pertanian tangguh dan berdaya saing tinggi.

BACA JUGA: Pulo Mas Disulap Jadi Kebun Sayur Subur, Sambut PEDA KTNA Sumsel 2025

Pendekatan tersebut diyakini mampu menjaga nilai tradisional masyarakat sekaligus mendorong efisiensi kerja petani.

“PEDA KTNA bukan hanya ajang lomba, tetapi juga ruang berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi antarpetani dari berbagai daerah,” tambahnya.

Penyelenggaraan PEDA KTNA ke-XVI di Empat Lawang menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir petani-petani unggul yang adaptif terhadap perubahan zaman dan siap membawa Sumatera Selatan menuju kemandirian serta swasembada pangan berkelanjutan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.