Menurutnya, kebutuhan tersebut mendesak karena proses rehabilitasi ruang belajar sekolah akan segera rampung.
“Mengingat proses rehabilitasi ruang belajar sekolah akan segera rampung, ketersediaan sarana belajar pengganti sangat mendesak agar aktivitas belajar mengajar siswa tidak terganggu,” kata Darmawan.
Sementara itu, Kepala SDN 11 Tunggul Itam, Sastra Candra Kirana yang akrab disapa Cacik, menyampaikan bahwa peristiwa kebakaran telah dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian setempat.
Pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum disampaikan.
Penanganan lanjutan diharapkan dapat memastikan kondisi sekolah sekaligus mempercepat pemenuhan kembali fasilitas belajar yang terbakar. (*/red)







