Yuli berharap kasus ini diproses secara adil dan profesional oleh aparat penegak hukum.
“Saya ingin kejadian seperti ini tidak terulang lagi di lingkungan sekolah. Ini sangat mencoreng dunia pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sako AKP Apriansyah membenarkan laporan dugaan penganiayaan tersebut.
“Benar, laporan sudah kami terima Rabu kemarin. Saat ini penyelidikan masih berlangsung,” ujar Apriansyah.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan dua tenaga pendidik di sekolah negeri, di mana seharusnya lingkungan pendidikan menjadi contoh kedisiplinan dan etika bagi siswa. (*/red)







