TPID rutin melakukan sidak ke pasar dan distributor, termasuk di Pasar Induk Jakabaring pada 31 Oktober 2025, guna memastikan harga sesuai HET dan stok aman.
Dari sisi ketahanan pangan, Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) 2025 terus digalakkan lewat tiga program: GSMP Menyapa Lingkungan Desa (Menyala), GSMP Goes to Panti Sosial, dan GSMP Goes to Office.
Program ini telah menjangkau lebih dari 1.000 rumah tangga dan 68 kelompok wanita tani (KWT) di seluruh provinsi.
Bank Indonesia bersama TPID juga menyalurkan bantuan bibit, benih, serta sarana budidaya cabai dan bawang merah.
Pelatihan, capacity building, hingga penghargaan bagi peserta terbaik turut digelar untuk menjaga semangat kemandirian pangan.
BACA JUGA: Empat Lawang Ambil Bagian Matangkan Roadmap Pengendalian Inflasi 2025
Dari sisi distribusi, TPID Sumsel memperkuat kerja sama antar daerah melalui penandatanganan MoU dan PKS KAD pada 22 Oktober 2025 dengan sejumlah daerah di Sumatera Barat.
Sebagai hasil konkret, 14 ton bawang merah dikirim dari Kabupaten Solok ke Palembang untuk menstabilkan pasokan dan harga.







