Categories: Ekonomi Sumsel

Harga Emas dan Ayam Naik, Inflasi Sumsel Tetap Jinak! Ini Jurus Jitu Pemerintah Menahannya

Ringkasan Berita:

° Inflasi Sumatera Selatan Oktober 2025 tercatat 0,13% (mtm), turun dari bulan sebelumnya, namun tahunan naik tipis ke 3,49% (yoy).

° Kenaikan harga emas dan pangan jadi pemicu, tapi TPID sigap menahan laju dengan operasi pasar, kerja sama antar daerah, dan program ketahanan pangan.


Palembang, LintangPos.com – Provinsi Sumatera Selatan mencatat inflasi sebesar 0,13 persen (mtm) pada Oktober 2025, menurun dari bulan sebelumnya yang mencapai 0,27 persen.

Namun, secara tahunan inflasi tercatat 3,49 persen (yoy), sedikit naik dibandingkan September 2025 sebesar 3,44 persen.

Kenaikan ini sejalan dengan tren nasional yang meningkat menjadi 2,86 persen (yoy).

Meski ada kenaikan tahunan, capaian tersebut masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 2,5±1 persen, menandakan inflasi di Sumatera Selatan tetap terkendali.

Penyumbang utama inflasi bulan Oktober datang dari emas perhiasan (0,15 persen mtm), diikuti telur ayam ras (0,06 persen), daging ayam ras (0,05 persen), serta wortel dan ketimun yang memberi andil kecil.

Kenaikan harga emas dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global, yang membuat logam mulia makin diburu sebagai aset aman.

BACA JUGA: Herman Deru Luncurkan Sultan Muda Privilege Card, Gerakan Ekonomi Digital Anak Muda Sumsel

Sementara itu, harga ayam dan telur terdorong oleh naiknya biaya produksi.

Pasokan komoditas hortikultura juga terganggu akibat curah hujan tinggi di sentra produksi.

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, potensi tekanan inflasi masih bisa berlanjut seiring meningkatnya konsumsi masyarakat.

Musim hujan yang bersamaan dengan musim tanam juga berpotensi memengaruhi harga pangan, terutama kelompok volatile food.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Selatan memperkuat strategi 4K — keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Langkah nyata dilakukan melalui operasi pasar murah, gerakan pangan murah, dan kerja sama dengan Perum Bulog dalam pendistribusian beras SPHP.

BACA JUGA: Kapolsek Ulu Musi Hadiri Launching SPPG Lestari, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Pemerintah juga menyalurkan bahan pokok terjangkau lewat Toko KePo, RPK, dan Toko Penyeimbang milik Perumda Pasar Palembang Jaya.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: Bank Indonesia GNPIP GSMP harga ayam harga emas inflasi Oktober 2025 inflasi Sumsel ketahanan pangan operasi pasar murah Sumatera Selatan TPID Sumsel

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional

“Surat untuk Masa Mudaku”, Pengingat untuk Tidak Mudah Menghakimi dan Berdamai dengan Masa Lalu

Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…

59 menit ago
  • Artikel
  • Nasional

Film Na Willa Jadi Pengingat untuk Lebih Memahami Dunia Anak

Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…

1 jam ago
  • Berita
  • Musi Rawas
  • Sumsel

Kades di Musi Rawas Ditangkap Usai Kabur ke Sumut

Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…

4 jam ago
  • Bengkulu
  • Berita
  • Headline
  • Kepahiang

Lansia Ditemukan Meninggal di Siring Desa Pagar Gunung

Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…

6 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

10 jam ago
  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

1 hari ago