Ia berharap pemerintah dapat membantu menjaga stabilitas harga karet agar kesejahteraan petani dapat meningkat.
“Kalau harga naik terus, petani pasti lebih semangat. Kami bisa hidup lebih baik,” pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan data harga indikasi karet Provinsi Sumatera Selatan per Jumat (17/10/2025), harga berdasarkan kadar karet kering tercatat sebagai berikut:
- Kadar 100%: Rp28.259/kg
- Kadar 70%: Rp19.781/kg
- Kadar 60%: Rp16.955/kg
- Kadar 50%: Rp14.129/kg
- Kadar 40%: Rp11.303/kg
- Kadar 30%: Rp8.477/kg
Meski belum stabil di semua wilayah, kenaikan harga ini diharapkan menjadi awal kebangkitan ekonomi bagi para petani karet di OKI dan sekitarnya. (*/red)





